Berita

Banjir Pela Mampang: Perahu Karet Disiagakan, Kapolres Jaksel Beri Dukungan Vitamin

Advertisement

Sejumlah rumah di kawasan Pela Mampang, Jakarta Selatan, dilanda banjir sejak Kamis (22/1/2026). Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan meninjau langsung kondisi warga dan kesiapsiagaan petugas di lokasi.

Kondisi Banjir dan Kesiapsiagaan Petugas

Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Wahid Key melaporkan bahwa banjir di Pela Mampang berangsur surut. “Barusan saya dari lokasi, bersama Pak Kapolres dan Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Mampang,” kata Kompol Wahid, Jumat (23/1/2026). Ia menambahkan bahwa anggota TNI-Polri, pemadam kebakaran (damkar), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), serta instansi terkait lainnya masih bersiaga di lokasi.

“Anggota masih standby. Air sudah mulai turun, semoga tidak turun hujan lagi,” ucapnya, berharap kondisi segera membaik.

Meskipun banjir berangsur surut, perahu karet disiagakan di lokasi untuk membantu mobilitas warga. “Bertahan karena lokasi merupakan langganan banjir, rata-rata rumah sudah ditinggikan. (Perahu karet) untuk mobilisasi aja,” jelas Kompol Wahid.

Dukungan Kapolres untuk Petugas

Kombes I Putu Yuni Setiawan memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan petugas yang berjibaku menangani banjir. Ia memberikan dukungan berupa bantuan vitamin kepada anggota dan relawan yang bertugas.

Advertisement

“Kapolres Metro Jaksel beri bantuan vitamin kepada anggota dan relawan, diterima Camat Mampang sebagai perwakilan,” tutur Kompol Wahid.

Pantauan Langsung di Lokasi

Pantauan di Jalan Pondok Karya, Pela Mampang, pada Jumat (23/1/2026) pukul 11.00 WIB, menunjukkan genangan air masih merendam kawasan tersebut. Ketinggian air dilaporkan telah surut menjadi sekitar 55 cm.

“Kita meninjau ke dalam, ketinggian air sudah terus berangsur-angsur surut atau turun. Sekarang saat ini sudah ada di ketinggian 55 cm,” kata Kombes Putu di lokasi.

Sebelumnya, ketinggian banjir di kawasan tersebut sempat mencapai 90 cm hingga 1 meter pada malam hari. “Maksimal mungkin tadi malam 90 (cm) sampai 1 meter. Tapi tidak yang stuck menggenang begitu, tidak,” ujarnya, menjelaskan bahwa genangan tidak bersifat permanen.

Advertisement