Olahraga

Harga Pasar Emil Audero: Kiper Indonesia Kalah Bersinar dari Jepang

Emil Audero Mulyadi, kiper kelahiran Indonesia yang saat ini berkarier di Serie B bersama klub Palermo, menjadi sorotan dalam dunia sepak bola Tanah Air setelah PSSI mengumumkan proses naturalisasinya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia. Bersama dua pemain keturunan lainnya, Dean James dan Joey Pelupessy, kehadiran Emil Audero diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan tim Merah Putih, terutama di posisi penjaga gawang yang selama ini menjadi sorotan.

Sebagai informasi, Emil Audero adalah kiper termahal kedua di Asia berdasarkan laporan dari Transfermarkt, seandainya dia resmi menjadi Warga Negara Indonesia. Dilaporkan bahwa harga pasar yang dimiliki Emil saat ini mencapai 5 juta euro, atau sekitar Rp 85,2 miliar. Pendapat ini menunjukkan nilai tinggi yang dapat dimiliki pemain kelahiran 1997 tersebut, mengingat banyaknya pengalaman yang telah diraihnya di kompetisi Eropa.

Dalam perbandingan harga pasar, Emil hanya kalah dari kiper utama Timnas Jepang, Zion Suzuki, yang saat ini dibanderol dengan harga pasar mencapai 9 juta euro atau sekitar Rp 156 miliar. Ini menunjukkan bahwa meskipun Emil tidak menempati posisi teratas, ia tetap menjadi salah satu kiper dengan nilai tinggi di kawasan Asia. Konteks ini semakin menarik, mengingat saat Emil Audero seumuran Zion, nilai pasarnya saat itu bahkan mencapai angka tertinggi 15 juta euro atau sekitar Rp 260,72 miliar saat bermain di Sampdoria pada tahun 2019.

Menarik untuk dicatat bahwa meskipun situasi nilai pasar saat ini menunjukkan penurunan dibandingkan pada masanya di Sampdoria, kemampuan Emil Audero tetap patut diacungi jempol. Saat ini, dia berperan sebagai kiper utama di Palermo dan telah membuktikan performanya dengan catatan satu clean sheet dalam tiga pertandingan Serie B yang telah dijalaninya. Hasil ini menunjukkan bahwa Emil tidak hanya menjual nama, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di lapangan.

Keberadaan Emil Audero di Timnas Indonesia diharapkan tidak hanya sebagai opsi di pos penjaga gawang, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing tim secara keseluruhan. Bersama dua kiper lainnya, Maarten Paes dan Ernando Ari Sutaryadi, Emil diharapkan dapat menghadirkan angin segar bagi tim nasional, yang baru-baru ini mengidamkan kesuksesan lebih besar di pentas internasional. Adanya pengalaman Eropa yang dimiliki Emil tentunya bisa menjadi modal yang sangat berharga.

Berikut beberapa poin penting yang menggarisbawahi posisi Emil Audero di kancah sepak bola Asia:

  1. Pengalaman Eropa: Emil Audero telah bermain di liga-liga top Eropa seperti Serie A dan Serie B, memberikan pengalaman yang berharga bagi pengembangan kariernya.
  2. Nilai pasar tinggi: Sebagai kiper termahal kedua di Asia, Emil menunjukkan bahwa ia bukan hanya sekadar pilihan, melainkan kandidat kuat bagi tim nasional.
  3. Performa positif di klub: Dengan catatan tiga laga yang tak terpisah dari kekalahan dan satu clean sheet, Emil membuktikan kualitas performanya di lapangan.
  4. Persaingan sehat di Timnas: Hadirnya Emil di posisi kiper memberikan variasi dan pilihan bagi pelatih dalam menentukan susunan tim yang lebih kompetitif.

Dengan semua potensi yang dimiliki, Emil Audero membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting dalam timnas dan menjadi harapan baru bagi penggemar sepak bola Indonesia. Perjalanan kariernya terus dipantau, dan menjadi contoh bagi pemain muda lainnya untuk mengikuti jejaknya. Keberhasilan dalam proses naturalisasi diharapkan dapat memberi dampak positif bagi sepak bola Indonesia di masa yang akan datang.

Andi Pratama adalah seorang penulis di situs Media Massa Podme. Podme.id adalah portal berita informasi dan aplikasi podcast gaya hidup dan hiburan terdepan di Indonesia.

Berita Terkait

Back to top button