Bermain game telah menjadi kegiatan yang umum di kalangan anak muda maupun dewasa. Dengan semakin berkembangnya teknologi, permainan daring, terutama jenis battle royale seperti Free Fire, mampu menarik perhatian jutaan pemain di seluruh dunia. Namun, tidak jarang dalam setiap kompetisi, muncul rasa kecewa ketika mengalami kekalahan. Dalam kesempatan peluncuran Event Booyah Ramadan: Mabar Bawa Berkah, Habib Husein Ja’Far mengingatkan para gamer untuk tidak terbawa emosi saat kalah.
Habib Ja’Far, seorang tokoh yang dikenal dengan berbagai dakwah dan pesan positifnya, menyerukan agar semua gamer bisa menempatkan kekalahan dalam perspektif yang lebih luas. Ia merujuk pada Surat Al-Baqarah ayat 148 yang berbunyi "Fastabiqul Khoirot," yang mengajak semua orang untuk berlomba dalam kebaikan. Menurut Habib Ja’Far, kunci utama dalam menghadapi kekalahan adalah dengan memiliki niat yang baik dan menjalani setiap pertandingan dengan semangat untuk belajar.
"Kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Ketika kita kalah dalam pertandingan game, itu tidak berarti kita kalah dalam hidup. Justru, fleksi dari kekalahan tersebut dapat menjadi batu loncatan menuju kemenangan di masa depan," ungkap Habib Ja’Far dengan semangat.
Lebih lanjut, Habib Ja’Far menekankan pentingnya menjaga lisan dan perilaku, terutama saat emosi sedang meluap. Kekalahan sering kali dapat memicu reaksi spontan yang negatif, termasuk menggunakan kata-kata kasar atau pernyataan yang tidak bijak. "Kita harus tetap mengingat bahwa meskipun kita berkompetisi, etika dan sopan santun tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari permainan," tambahnya.
Demi mengedukasi para gamer agar tetap berfokus pada pengalaman positif, Free Fire berkolaborasi dengan Habib Ja’Far untuk meluncurkan paket suara yang dapat digunakan dalam permainan. Paket suara ini berisi kalimat-kalimat positif yang dapat mengingatkan pemain untuk tidak kehilangan kontrol saat bermain. Contohnya termasuk ungkapan seperti "Mainnya jangan emosi, ya!" dan "Hati boleh kosong, puasa jangan bolong."
Inisiatif ini tidak hanya menciptakan suasana permainan yang lebih menyenangkan, namun juga menunjukkan bahwa setiap pengalaman, baik positif maupun negatif, bisa diubah menjadi peluang untuk memperbaiki diri. "Kami percaya bahwa dengan cara ini, pemain bisa merasakan pengalaman bermain yang lebih positif dan menumbuhkan nilai-nilai baik dalam diri mereka," kata Habib Ja’Far.
Berikut adalah beberapa poin penting untuk diingat ketika mengalami kekalahan dalam permainan:
- Belajar Dari Kekalahan: Pandang setiap kekalahan sebagai kesempatan untuk belajar dan berbenah.
- Menjaga Emosi: Tetap tenang dan kendalikan reaksi saat hasil tidak sesuai harapan.
- Berbicara Positif: Gunakan kata-kata yang membangun, baik untuk diri sendiri maupun untuk pemain lain.
- Niat Baik: Ingatlah bahwa bersenang-senang adalah tujuan utama dari bermain game.
- Dukungan Teman: Libatkan teman-teman gamer untuk saling menyemangati, baik saat menang maupun kalah.
Event Booyah Ramadan: Mabar Bawa Berkah juga memberi kesempatan bagi para pemain untuk terlibat dalam misi berbasis kegiatan sosial, di mana mereka dapat berkontribusi dengan cara bersedekah saat bermain. Ini menambah dimensi baru dalam pengalaman bermain, yang tidak hanya mengedepankan kompetisi tetapi juga kepedulian sosial.
Dengan langkah-langkah positif ini, diharapkan para gamer dapat menikmati permainan mereka tanpa terbawa emosi negatif. Habib Ja’Far, melalui kolaborasinya dengan Free Fire, mengajak semua orang untuk menjadikan permainan sebagai medium untuk belajar tentang sikap sportif, tidak hanya dalam bermain game, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.