Indonesia

Pemprov Jatim Gelar Mudik Gratis Meski Ada Efisiensi Anggaran

Di tengah situasi ekonomi yang semakin menantang akibat penerapan kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap menunjukkan komitmennya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merayakan Lebaran. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan program mudik gratis. Program ini menjadi salah satu inisiatif yang dinanti-nanti oleh masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim, Nyono, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun teknis pelaksanaan mudik gratis dan menghitung kuota yang akan disediakan. “Sekarang, Dinas Perhubungan Provinsi Jatim tengah menyusun teknis pelaksanaan dan menghitung kuota untuk mudik gratis,” ungkap Nyono dalam jumpa pers yang diadakan di Surabaya pada Kamis (27/2).

Menariknya, meskipun terdapat instruksi dari pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemprov Jatim tetap berupaya untuk menambah kuota mudik gratis. Hal ini merupakan hasil keputusan dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama kepala dinas terkait. “Volumenya (kuota mudik) akan ditambah. Nanti mendekati lebaran, pendaftaran akan dibuka,” ujar Nyono.

Rencana Dishub Jatim adalah menyediakan sekitar 200 armada bus yang akan melayani mudik gratis dengan rute antar kota dalam provinsi (AKDP) menuju 20 kabupaten/kota di Jawa Timur. Selain itu, program ini juga mencakup mudik gratis antar kota antar provinsi (AKAP) dengan rute dari Jakarta menuju Jawa Timur, yang akan dilayani oleh 50 armada bus.

Penyelenggaraan mudik gratis ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang ingin pulang kampung. Pada umumnya, biaya transportasi menjadi salah satu pertimbangan utama bagi orang-orang yang hendak melakukan perjalanan jauh, terutama saat musim mudik. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat Jawa Timur untuk tetap dapat berkumpul dengan keluarga saat Lebaran tanpa harus terbebani biaya transportasi.

Selain itu, program mudik gratis ini juga diharapkan dapat mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya. Hal ini tentunya sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi kemacetan dan meminimalisir angka kecelakaan lalulintas yang biasanya meningkat selama musim mudik.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait program mudik gratis yang digelar oleh Pemprov Jatim:

  1. Kuota yang Ditingkatkan: Meskipun ada penerapan efisiensi anggaran, kuota untuk mudik gratis akan ditambah guna memenuhi permintaan masyarakat.
  2. Armada Bus: Dishub Jatim rencananya akan menyediakan 200 armada bus untuk mudik antar kota dalam provinsi, dan 50 armada untuk mudik antar provinsi dari Jakarta ke Jawa Timur.
  3. Waktu Pendaftaran: Pendaftaran untuk mudik gratis akan dibuka mendekati hari Raya Idul Fitri, memberikan kesempatan bagi warga untuk merencanakan perjalanan dengan baik.
  4. Tujuan: Program ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat dalam merayakan Lebaran dengan kembali ke kampung halaman, sekaligus mengurangi kemacetan di jalan.

Seiring dengan pelaksanaan program ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan dengan bijak. Dishub Jatim juga berkomitmen untuk memastikan bahwa pelaksanaan mudik gratis berjalan dengan lancar dan aman. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat dari inisiatif ini, sekaligus menjalin kembali tali silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman saat Lebaran tiba.

Siti Aisyah adalah seorang penulis di situs Media Massa Podme. Podme.id adalah portal berita informasi dan aplikasi podcast gaya hidup dan hiburan terdepan di Indonesia.

Berita Terkait

Back to top button