Melalui platform Indibiz, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkenalkan inovasi kecerdasan buatan (AI) yang ditujukan untuk mendukung transformasi digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Dalam acara Indonesia Data dan Economic Conference (IDE) yang berlangsung di Jakarta, Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, menyatakan bahwa teknologi AI memiliki potensi yang besar untuk membantu UMKM melakukan lompatan bisnis yang signifikan.
Ririek memberikan contoh konkret, di mana UMKM yang beroperasi di wilayah terpencil, seperti Kalimantan, kini dapat menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk Jakarta, tanpa harus menghadapi kesulitan dalam merekrut manajer produk secara fisik. Dengan memanfaatkan solusi digital berbasis AI yang dikembangkan oleh Indibiz, pelaku bisnis dapat mengakses teknologi yang dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih mudah dan efisien, terlepas dari kendala geografis.
Meskipun demikian, Ririek juga menggarisbawahi bahwa pemanfaatan AI di kalangan UMKM masih belum optimal. Salah satu tantangan terbesarnya adalah kurangnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) di bidang ini. Permintaan akan tenaga ahli AI jauh lebih tinggi dari ketersediaan yang ada, sehingga banyak organisasi yang merasa belum siap untuk mengimplementasikannya.
Dalam menjawab tantangan tersebut, Telkom melalui ekosistem Indibiz tengah mengembangkan platform solusi digital yang berbasis AI untuk mendukung transformasi bisnis di segmen SME. Fitur-fitur yang ditawarkan termasuk:
- AI Chatbot untuk Customer Management System (CRM): Memudahkan pengelolaan hubungan dengan pelanggan.
- Chatbot Apps for Customer Service: Meningkatkan layanan pelanggan dengan respons yang lebih cepat.
- AI Document Processing: Membantu dalam analisis data besar dan manajemen inventaris.
- AI untuk Recruitment: Memfasilitasi proses perekrutan yang lebih efisien.
Berbagai solusi yang ditawarkan Indibiz diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, bahkan Ririek menyebutkan bahwa optimalisasi AI bersama infrastruktur teknologi informasi memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 8%, sesuai dengan target yang diusung oleh pemerintah.
Telkom juga berkomitmen untuk memperluas aksesibilitas teknologi AI bagi segmen SME secara keseluruhan. Reni Yustiani, OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom, mengungkapkan bahwa di tahap awal, mereka telah memetakan implementasi AI pada pelanggan segmen menengah. Ke depan, mereka merencanakan untuk mengembangkan penggunaan produk AI ini hingga menjangkau pelanggan segmen kecil.
Pelanggan dari segmen menengah yang telah menerapkan solusi digital berbasis AI dari Indibiz mulai merasakan manfaat nyata dari inovasi ini. Program yang dirancang untuk sektor swasta ini akan terus dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha di seluruh Indonesia. Produk-produk yang ditawarkan juga dikemas dengan berbagai paket terjangkau untuk memudahkan proses bisnis para pelaku usaha.
Transformasi digital melalui AI kini menjadi suatu keharusan bagi UMKM untuk dapat bersaing di pasar yang semakin kompleks dan kompetitif. Dengan terlaksananya inisiatif Telkom ini, diharapkan para pelaku usaha dapat dengan mudah mengadopsi teknologi yang akan mendukung peningkatan kinerja bisnis mereka secara keseluruhan.