Berita

Andre Rosiade Tinjau Huntara Mandiri, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasca-Bencana di Sumbar

Advertisement

PADANG – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meninjau langsung Hunian Sementara (Huntara) Mandiri di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (22/1/2026). Kunjungan ini juga bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-7 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekraf) yang diselenggarakan di lokasi yang sama. Tujuannya adalah untuk mempercepat pemulihan sosial-ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pemulihan

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, Ketua Umum Gekraf Kawendra Lukistian, Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, artis sekaligus anggota DPR RI Melly Goeslaw, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, dan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suaryono. Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid untuk Huntara Pauh. Andre Rosiade juga turut membagikan 200 paket sembako, masing-masing senilai Rp 500 ribu.

Andre Rosiade menyatakan bahwa bertambahnya usia Gekraf menjadi energi tambahan bagi para pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia. Ia menilai perayaan HUT ke-7 Gekraf di Huntara menunjukkan bakti nyata para pejuang ekonomi kreatif kepada masyarakat terdampak bencana di Padang.

“Kehadiran pemerintah pusat, daerah, DPR RI, serta komunitas kreatif akan melahirkan interaksi dan peluang yang berdampak langsung bagi kebangkitan UMKM dan ekonomi kreatif,” ujar Andre dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/1/2026).

Dukungan Pembiayaan dan Fasilitasi Huntara

Terkait dukungan pembiayaan, Andre menyampaikan pesan dari manajemen PNM. Nasabah PNM Mekaar yang terdampak bencana dan membutuhkan bantuan akan diberikan keringanan berupa penangguhan cicilan hingga kondisi usaha mereka pulih. Setelah itu, nasabah dapat berkoordinasi kembali dengan PNM untuk melanjutkan kewajiban pembiayaan.

Andre juga memastikan kesiapan fasilitasi penyediaan Huntara tahap kedua bagi warga yang masih membutuhkan. Ia menyebut Gekraf bersama anggota Komisi VI DPR RI siap mengawal penyediaan Huntara lanjutan melalui Danantara, dengan pendataan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk membangkitkan kembali UMKM,” tegasnya.

Advertisement

Empati dan Harapan untuk Pemulihan

Ketua Umum Gekraf, Kawendra Lukistian, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi perayaan HUT ke-7 Gekraf di Huntara, yang kini dihuni 130 kepala keluarga, merupakan bentuk doa bersama dan empati kepada masyarakat terdampak. Ia berharap dukungan dan doa dari semua pihak dapat mempercepat pemulihan Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

“Kami juga akan membagikan berbagai bantuan senilai total Rp 3 miliar,” tutur Kawendra.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, mengapresiasi langkah Gekraf yang merayakan ulang tahun di tengah masyarakat terdampak, bukan di tempat mewah. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi, bersama pemerintah kota dan pusat, untuk terus berkolaborasi mempercepat pemulihan pascabencana. Vasko juga menekankan bahwa ekonomi kreatif merupakan salah satu tulang punggung ekonomi masa depan Sumatera Barat, terutama bagi generasi muda.

Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, menyampaikan bahwa perayaan HUT Gekraf di Huntara adalah bentuk kepedulian dan empati. Ia berharap kehadiran seluruh pihak dapat memberikan semangat dan dampak positif bagi warga terdampak, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menegaskan dukungan penuh Polda Sumbar terhadap kegiatan sosial dan pemulihan pascabencana. Ia memastikan keamanan dan ketertiban di kawasan Huntara tetap kondusif, serta komitmen Polri untuk mengawal penyaluran bantuan dan proses pemulihan agar berjalan lancar.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan bingkisan kepada anak-anak di Huntara, menandai semangat kebersamaan dan gotong royong untuk mempercepat pemulihan warga Padang dan Sumatera Barat pascabencana.

Advertisement