Tablet

Apple Tingkatkan iPad Air dengan Chip M4, Fokus Pada Performa Kencang dan AI

Advertisement

Apple secara resmi mengumumkan kehadiran iPad Air generasi terbaru yang kini ditenagai oleh chip M4, sebuah lompatan signifikan dalam hal performa dan kapabilitas. Peluncuran ini menandai peningkatan substansial pada lini iPad Air, menawarkan kecepatan pemrosesan yang lebih tinggi, peningkatan memori, konektivitas yang lebih canggih, dan integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam. Model baru ini hadir dengan harga awal yang sama seperti generasi sebelumnya, menjadikannya nilai yang luar biasa bagi pengguna.

Perangkat iPad Air terbaru ini akan tersedia dalam dua pilihan ukuran layar, yaitu 11 inci dan 13 inci, serta dalam empat pilihan warna menawan: biru, ungu, starlight, dan space gray. Pelanggan sudah dapat melakukan pemesanan awal (pre-order) mulai Rabu, 4 Maret 2026, dan ketersediaan di pasaran akan dimulai pada Rabu, 11 Maret 2026. Harga untuk model 11 inci dimulai dari $599 (sekitar Rp9,7 juta), sementara model 13 inci dibanderol mulai dari $799 (sekitar Rp13 juta).

Peningkatan Performa Signifikan dengan Chip M4

Inti dari pembaruan iPad Air kali ini adalah chip M4, yang membawa lompatan performa yang signifikan. Chip ini dilengkapi dengan CPU 8-core dan GPU 9-core, yang diklaim Apple membuat iPad Air hingga 30 persen lebih cepat dibandingkan model sebelumnya yang menggunakan chip M3. Peningkatan ini terasa dalam berbagai tugas, mulai dari mengedit foto dan video, hingga bermain game yang membutuhkan grafis intensif. Dukungan untuk ray tracing yang dipercepat perangkat keras generasi kedua pada GPU M4 menjanjikan pengalaman gaming yang lebih realistis dengan pencahayaan, refleksi, dan bayangan yang lebih akurat. Apple mengklaim performa rendering 3D pro dengan ray tracing bisa mencapai lebih dari 4 kali lipat dibandingkan iPad Air dengan chip M1.

Lebih lanjut, M4 juga membawa kemampuan AI yang lebih canggih ke iPad Air. Dengan peningkatan bandwidth memori hingga 120GB/s dan Neural Engine 16-core yang 3 kali lebih cepat dari M1, perangkat ini mampu menjalankan model AI secara lebih efisien. Peningkatan memori terpadu (unified memory) hingga 12GB juga memastikan kelancaran dalam tugas-tugas yang memanfaatkan AI, seperti transkripsi catatan kuliah, penyusunan storyboard proyek, hingga penyempurnaan email bisnis. Fitur AI on-device, seperti pencarian subjek dan teks dalam foto, serta pemanfaatan AI dalam aplikasi seperti Goodnotes dan Onform: Video Analysis App, menjadi lebih responsif.

Aksesori Pendukung untuk Produktivitas Maksimal

Untuk melengkapi pengalaman pengguna, iPad Air baru ini tetap mendukung aksesori andalan seperti Apple Pencil Pro dan Magic Keyboard. Apple Pencil Pro menawarkan fitur-fitur canggih seperti squeeze (menekan sisi pensil untuk memunculkan palet), barrel roll (memutar pensil untuk kontrol presisi pada alat kuas), dan umpan balik haptic.

Advertisement

iPad Air mendukung Apple Pencil dan Magic Keyboard. Foto: Apple
iPad Air tetap mendukung Apple Pencil dan Magic Keyboard. Foto: Apple

Pensil ini juga mendukung fitur Find My untuk kemudahan pelacakan jika hilang. Sementara itu, Magic Keyboard untuk iPad Air menyediakan pengalaman mengetik yang nyaman, trackpad presisi, serta baris fungsi 14 tombol untuk akses cepat ke berbagai kontrol. Desain cantilever yang mengambang memungkinkan penyesuaian sudut pandang yang optimal, dan konektor USB-C pada keyboard mendukung pengisian daya perangkat (pass-through charging).

Konektivitas Mutakhir dan iPadOS 26

iPad Air baru ini juga memperkenalkan chip konektivitas Apple silicon, yaitu N1 dan C1X. Chip N1 mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread, yang diklaim memberikan peningkatan performa nirkabel yang lebih baik, terutama saat terhubung ke jaringan Wi-Fi 5GHz. Keandalan fitur seperti Personal Hotspot dan AirDrop juga dilaporkan meningkat. Untuk model seluler, chip modem C1X menawarkan performa data seluler yang hingga 50 persen lebih cepat dengan penggunaan energi yang 30 persen lebih rendah dibandingkan pendahulunya yang menggunakan modem Qualcomm. Kemampuan GPS dan dukungan seluler 5G juga hadir untuk memastikan konektivitas global.

Sistem operasi iPadOS 26 turut membawa pengalaman pengguna yang lebih baik. Dengan desain baru yang memanfaatkan material “Liquid Glass”, antarmuka yang lebih intuitif, serta sistem jendela (windowing system) yang baru, pengguna dapat mengelola dan beralih antar aplikasi dengan lebih mudah. Peningkatan pada aplikasi Files dengan tampilan List view dan opsi kustomisasi folder, serta penambahan folder di Dock, memudahkan akses dokumen. Aplikasi Preview yang didedikasikan untuk membuat sketsa, melihat, dan mengedit PDF serta gambar juga hadir. iPadOS 26 juga membuka kapabilitas baru dalam input audio, perekaman lokal berkualitas tinggi, dan tugas latar belakang (Background Tasks).

Advertisement