Berita

Begal Kalung Nekat Kabur ke Atap Rumah di Tambora, Dihajar Massa Sebelum Dicokok Polisi

Advertisement

Polisi mengungkap kronologi lengkap aksi penjambretan kalung yang berujung pada pengepungan warga hingga salah satu pelaku terpaksa berlari ke atap rumah di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Peristiwa dramatis ini terjadi pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku Beraksi dengan Celurit, Korban Berhasil Mengejar

Dua pelaku, yang diidentifikasi berinisial IS (23) dan WH (24), melancarkan aksinya menggunakan sepeda motor. Menurut Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami, pelaku menjambret kalung milik korban yang saat itu sedang melihat-lihat barang dagangan penjual korek api.

“Jadi ceritanya pelaku ini menjambret kalung. Saat itu, korban sedang melihat-lihat, penjual korek api. Tiba-tiba pelaku langsung mengambil kalung yang ada di leher korban,” ujar Kompol Kukuh Islami saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/1/2026).

Usai kalung berhasil dirampas, korban tidak tinggal diam dan langsung mengejar para pelaku. Namun, upaya pelarian pelaku terhambat lantaran terjebak kemacetan lalu lintas.

“Setelah mengambil kalung, pelaku kabur namun dikejar oleh korban. Ternyata jalanan di depan sedang macet,” jelasnya.

Satu Pelaku Naik ke Atap Rumah, Dikejar Polisi

Dalam kepanikan, IS berhasil diamankan oleh warga yang geram. Sementara itu, WH mencoba melarikan diri lebih jauh dan nekat naik ke atap rumah warga di lantai tiga.

“Salah satu pelaku sempat lari dan naik ke atap rumah warga di lantai tiga. Kebetulan anggota kami sedang berpatroli dan melihat kejadian tersebut. Kami langsung mengamankan pelaku yang sudah ditangkap warga, dan satu pelaku lagi kami kejar ke atap rumah sampai akhirnya dia mau turun,” tutur Kompol Kukuh.

Advertisement

Bantahan Senjata Api, Barang Bukti Celurit Diamankan

Menanggapi narasi yang beredar di media sosial mengenai pelaku yang membawa senjata api (senpi), Kompol Kukuh membantah keras. Ia menegaskan bahwa kedua pelaku beraksi dengan membawa senjata tajam jenis celurit.

“Kami juga mengamankan dua buah celurit dari masing-masing pelaku,” tegasnya.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan apakah kedua pelaku pernah terlibat dalam aksi kejahatan serupa sebelumnya.

“Masih dalam pengembangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria di atap rumah warga Tambora, Jakarta Barat, viral di media sosial. Pria tersebut diidentifikasi sebagai pelaku begal yang akhirnya berhasil diamankan oleh petugas kepolisian setelah sempat menjadi bulan-bulanan massa.

Advertisement