JAKARTA, Podme – Harga BBM Pertamina pada tanggal 26 Februari 2025 mengalami penyesuaian yang penting untuk diketahui oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Dalam kebijakan terbaru, Pertamina menetapkan harga yang bervariasi berdasarkan lokasi, dengan harga jenis Pertamax mengalami peningkatan. Kini, Pertamax dijual dengan harga Rp12.900 per liter, sedangkan harga untuk BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Solar, tetap tidak berubah masing-masing di angka Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Pihak Pertamina menjelaskan bahwa variasi harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk biaya distribusi, perpajakan, dan kondisi pasar lokal. Masyarakat diminta untuk memahami bahwa penyesuaian harga ini merupakan bagian dari kebijakan untuk menjaga kestabilan pasokan energi di seluruh nusantara.
Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina di beberapa wilayah Indonesia per tanggal 26 Februari 2025:
-
DKI Jakarta
- Pertamax: Rp12.900/liter
- Pertamax Turbo: Rp14.000/liter
- Pertamax Green 95: Rp13.700/liter
- Dexlite: Rp14.600/liter
- Pertamina Dex: Rp14.800/liter
-
Aceh
- Pertamax: Rp12.900/liter
- Pertamax Turbo: Rp14.000/liter
- Pertamax Green 95: Rp13.700/liter
- Dexlite: Rp14.600/liter
- Pertamina Dex: Rp14.800/liter
-
Sumatera Utara
- Pertamax: Rp13.200/liter
- Pertamax Turbo: Rp14.350/liter
- Dexlite: Rp14.950/liter
- Pertamina Dex: Rp15.150/liter
-
Jawa Barat
- Pertamax: Rp12.900/liter
- Pertamax Turbo: Rp14.000/liter
- Pertamax Green 95: Rp13.700/liter
- Dexlite: Rp14.600/liter
- Pertamina Dex: Rp14.800/liter
-
Sulawesi Selatan
- Pertamax: Rp13.200/liter
- Pertamax Turbo: Rp14.350/liter
- Dexlite: Rp14.950/liter
- Pertamina Dex: Rp15.150/liter
-
Papua
- Pertamax: Rp13.200/liter
- Pertamax Turbo: Rp14.350/liter
- Dexlite: Rp14.950/liter
- Nusa Tenggara Timur
- Pertamax: Rp12.900/liter
- Pertamax Turbo: Rp14.000/liter
- Dexlite: Rp14.600/liter
- Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Perlu dicatat bahwa harga BBM ini bervariasi tergantung pada kondisi geografis dan biaya operasional di masing-masing daerah. Pertamina berusaha memberikan harga yang wajar agar masyarakat bisa mengakses energi yang dibutuhkan sehari-hari.
Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan anggaran transportasi mereka dengan perubahan harga ini. Selain itu, Pertamina juga mendorong penggunaan BBM subsidi secara bijak untuk menjaga ketersediaan energi di dalam negeri.
Kebijakan harga BBM ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengendalikan inflasi dan mendukung daya beli masyarakat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Pertamina terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang optimal bagi masyarakat, agar kebutuhan transportasi dan mobilitas dapat tetap terjamin.
Dengan adanya informasi harga terbaru ini, diharapkan publik dapat lebih memahami dinamika harga BBM di Tanah Air serta memperkirakan pengeluaran mereka ke depan, terutama dalam menghadapi pergeseran harga energi. Pertamina akan terus memberikan informasi terkini bagi masyarakat agar bisa melakukan penyesuaian yang diperlukan.