Berita

Kapolri Paparkan Capaian Desk Ketenagakerjaan Polri, Raih Penghargaan Internasional

Advertisement

JAKARTA, 26 Januari 2026 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan berbagai capaian positif dari desk ketenagakerjaan yang dibentuk oleh institusinya. Ia menyatakan bahwa kinerja desk tersebut telah mendapatkan pengakuan berupa penghargaan.

Capaian Penyaluran Tenaga Kerja

Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026), Jenderal Sigit menjelaskan peran aktif Polri dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan. “Polri juga terlibat langsung untuk mencarikan solusi khususnya bagi masyarakat ataupun buruh yang terdampak PHK untuk bisa bekerja kembali,” ujar Sigit.

Ia merinci beberapa program penyaluran tenaga kerja yang telah dilaksanakan. Pada tahap pertama, sebanyak 700 buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) berhasil disalurkan ke perusahaan baru di Jawa Tengah. Tahap berikutnya, jumlah tersebut bertambah signifikan.

“Kemudian 1.575 buruh juga kita kirim ke Jawa Tengah. Kemudian 1.500 tenaga kerja kita kirim juga ke Jawa Tengah. Sebentar lagi kita akan mendorong beberapa tenaga kerja untuk kita pekerjakan kembali di wilayah Jawa Barat,” ungkapnya.

Peran dalam Sengketa Buruh dan Demokrasi Perjuangan Buruh

Selain penyaluran, desk ketenagakerjaan Polri juga berperan dalam memfasilitasi penyelesaian sengketa buruh. Sigit menyebutkan ini sebagai upaya kanalisasi untuk melayani buruh tanpa harus menimbulkan demonstrasi besar-besaran.

“Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mengkanalisasi dan juga menjaga agar buruh bisa tetap kita layani namun tidak perlu harus terlalu banyak dan turun ke jalan dalam jumlah besar,” jelasnya.

Advertisement

Penghargaan Internasional dari ITUC Asia Pasifik

Prestasi desk ketenagakerjaan Polri diakui secara internasional dengan diterimanya penghargaan dari International Trade Union Confederation (ITUC) Asia Pasifik. Polri dinilai sebagai institusi pertama di dunia yang memberikan ruang demokrasi bagi perjuangan buruh.

“Beberapa waktu yang lalu kami mendapat penghargaan dari ITUC Asia Pasifik karena Polri menjadi salah satu lembaga, institusi pertama di dunia yang memberikan ruang demokrasi bagi perjuangan buruh, membangun desk ketenagakerjaan dan ikut aktif dalam penyaluran buruh terdampak,” tutur Sigit.

Ia menambahkan, “Kami juga mendapatkan kunjungan dari Sekjen ITUC termasuk juga keluarga Marsinah untuk datang dan melihat langsung bagaimana pelayanan desk ketenagakerjaan.”

Motivasi dan Fasilitasi Kegiatan Buruh

Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Polri untuk terus meningkatkan kinerjanya. Selain itu, Polri juga aktif memfasilitasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan buruh, termasuk mendorong pembangunan rumah singgah Pahlawan Nasional Marsinah.

“Ini semua bagian dari upaya kita untuk mengelola harkamtibmas agar tetap bisa terjaga secara kondusif,” tutup Jenderal Sigit.

Advertisement