Di tengah kesibukan Jakarta, sebuah tempat menawarkan perjalanan waktu kembali ke era keemasan Majapahit. Gerbang kokoh dan tata ruang penuh simbol menjadi penanda Kraton Majapahit Jakarta, sebuah replika sebagian Istana Kerajaan Majapahit yang pernah menjadi imperium terbesar di Asia Tenggara.
Jejak Sejarah dan Simbolisme
Berlokasi di Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, Kraton Majapahit Jakarta menyajikan berbagai artefak dan replika yang membangkitkan memori sejarah. Tepat di sisi kanan gerbang, pengunjung akan disambut oleh kereta kencana berlapis emas, yang dahulu kerap digunakan raja-raja Jawa. Tak jauh dari sana, berdiri patung pendiri kraton, AM Hendropriyono. Patung ini merupakan pengingat atas aksi heroiknya dalam duel tempur di perbatasan Kalimantan Barat Sarawak pada tahun 1973.
Di bawah patung tersebut, tersemat prasasti dari tokoh-tokoh penting, termasuk mantan PM Singapura Lee Kuan Yew dan Guru Besar Sejarah UGM Djoko Suryo. Prabowo Subianto juga turut menandatangani prasasti yang menegaskan peran replika kraton ini sebagai perintis kebangkitan nasional di bidang kebudayaan.
Arsitektur dan Fasilitas
Keindahan arsitektur terpancar pada pendopo emas Maha Raja Hayam Wuruk, yang terbuat dari kayu jati pilihan dengan ukiran artistik pada soko utamanya. Sepasang kursi mewah yang merupakan replika singgasana raja dan ratu Majapahit menambah kemegahan ruangan. Pengunjung juga dapat menemukan replika Candi Brahu, yang aslinya berada di situs Trowulan, Mojokerto, bekas ibu kota Majapahit.
Balairung Majapahit Gajah Mada yang luas menjadi salah satu daya tarik lainnya. Pintu kirinya dihiasi mahkota Maharaja Hayam Wuruk dan Ratu Tribuana Tunggadewi, sementara sisi kanan menampilkan patung setengah badan Mahapati Gajah Mada. Fasilitas lain yang tak kalah menarik adalah Tamansari Tribuana Dewi, yang dilengkapi air terjun dan pepohonan teduh, menawarkan suasana santai bagi pengunjung.
Dengan luas lahan mencapai 5.500 meter persegi, Kraton Majapahit Jakarta juga siap menjadi tuan rumah berbagai acara, mulai dari pernikahan, reuni, hingga seminar.
Kunjungan Pejabat
Keunikan dan nilai sejarah Kraton Majapahit Jakarta telah menarik perhatian sejumlah pejabat. Pada Rabu (23/4/2024), Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, berkunjung dan disambut dengan meriah oleh Genderang Sangkakala. Ia didampingi AM Hendropriyono untuk meninjau Pendopo dan Alun-alun.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga sempat mengunjungi tempat ini. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap inisiatif AM Hendropriyono dalam menggali dan menampilkan sejarah Indonesia. “Yang pertama jujur saya sangat kagum dengan inspirasi dari Bapak AM Hendropriyono yang memberikan begitu banyak dan menggali sejarah Indonesia yang sebenarnya sangat luar biasa,” ujar Sigit kepada wartawan pada Selasa (7/5/2024). Sigit menekankan pentingnya generasi muda untuk menghargai sejarah, sebuah pesan yang ia yakini tersampaikan melalui pembangunan Kraton Majapahit Jakarta.






