Berita

Oknum Guru SDN di Tangsel Diduga Cabuli Siswa, Beri Uang Jajan Rp 10 Ribu

Advertisement

Tangerang Selatan – Seorang oknum guru berinisial YP (54) dilaporkan melakukan aksi pencabulan terhadap sejumlah siswa di sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Serpong, Tangerang Selatan. Pelaku diduga memberikan imbalan berupa uang jajan kepada para korban setelah melancarkan aksi bejatnya.

Modus Iming-imingi Uang Jajan

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menjelaskan bahwa pelaku memberikan uang kepada korban setelah melakukan pelecehan seksual. “Kalau diiming-imingi secara eksplisit tidak, namun memang dari terduga pelaku ini setelah melakukan pelecehan seksual terhadap anak, dia memberikan uang untuk uang jajan sekitar dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000,” ujar Wira kepada wartawan di Mapolres Tangsel, Selasa (20/1/2026).

Menurut Wira, tindakan pencabulan ini diduga telah berlangsung sejak tahun 2023. “Dari hasil pemeriksaan dan kita masih dalami juga, kita temui bahwa periodenya dari tahun 2023 hingga Januari 2026,” jelasnya.

Pendampingan Psikologis untuk Korban

Menindaklanjuti laporan ini, pihak kepolisian telah melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku. Sementara itu, para korban telah mendapatkan pendampingan psikologis.

Advertisement

“Betul untuk para korban kita sudah melakukan pendampingan kita ajak psikolog dalam pendampingan ini dan selanjutnya nanti kita akan secara komprehensif berkolaborasi dengan para pihak khususnya untuk menyembuhkan trauma yang dialami oleh para korban,” ucap Wira.

Wira menambahkan bahwa jumlah korban masih berpotensi bertambah. Pihaknya mengimbau kepada seluruh wali murid dan pihak sekolah untuk segera melaporkan jika ada korban lain yang belum terdata.

“Kita juga berkolaborasi dengan para wali murid dan pihak sekolah dimana kita sangat membuka luas untuk para korban yang sementara ini belum melaporkan ataupun belum memberitahu kepada pihak sekolah untuk segera melaporkan kepada kami ke Satres Krim Polres Tangsel lebih khususnya ke unit PPA agar ke depannya kita dapat memberikan upaya-upaya untuk penyembuhan terhadap para korban,” ujarnya.

Advertisement