OpenAI resmi merilis model kecerdasan buatan terbarunya, GPT-5.4, yang dirancang dengan fokus utama pada peningkatan kapabilitas untuk tugas-tugas profesional, terutama dalam hal analisis data dan penggunaan aplikasi perkantoran seperti spreadsheet.
Model terbaru ini diklaim sebagai model paling mumpuni dari OpenAI untuk tugas-tugas krusial seperti coding dan analisis data. GPT-5.4 juga dikabarkan mampu menghasilkan presentasi dengan estetika yang lebih kuat dan bervariasi, serta memanfaatkan alat pembuatan gambar (image generation) secara lebih efektif.
Kemampuan Komputasi dan Navigasi Desktop
Salah satu inovasi signifikan pada GPT-5.4 adalah kemampuannya untuk menjalankan tugas lintas aplikasi secara simultan. Model ini merupakan yang pertama dari OpenAI yang dibangun dengan kapabilitas penggunaan komputer secara native. Peningkatan yang paling mencolok terlihat pada cara GPT-5.4 mengeluarkan perintah mouse dan keyboard, membuatnya jauh lebih baik dalam menavigasi lingkungan desktop dibandingkan pendahulunya.
Ketika pengguna berinteraksi dengan GPT-5.4 melalui ChatGPT dalam mode “Thinking mode”, sistem akan menguraikan rencana penanganan permintaan. Hal ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk memberikan masukan atau mengarahkan proses generasi respons jika diperlukan. Selain itu, GPT-5.4 menawarkan kemampuan riset web yang lebih baik, khususnya untuk kueri yang sangat spesifik.
Peningkatan Faktual dan Efisiensi Token
OpenAI juga mengklaim bahwa GPT-5.4 adalah model mereka yang paling faktual hingga saat ini. Dibandingkan dengan GPT-5.2, model baru ini 18 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menghasilkan respons yang mengandung kesalahan. Hal ini diharapkan dapat meminimalkan kekeliruan dalam analisis data dan informasi yang disajikan.

GPT-5.4 akan tersedia secara default di ChatGPT untuk mode “Thinking mode”. Selain itu, model ini juga dapat diakses sebagai GPT-5.4 Pro melalui pemilih model. Namun, perlu dicatat bahwa rilis ini ditujukan untuk pelanggan enterprise dan pengembang yang mengandalkan aplikasi milik OpenAI, bukan untuk pengguna gratis, Plus, atau bahkan pelanggan Plus.
Bagi pelanggan API, OpenAI menyatakan bahwa GPT-5.4 adalah model penalaran yang paling efisien dari segi token hingga saat ini. Meskipun demikian, biaya tokennya akan lebih mahal dibandingkan dengan GPT-5.2. Sebagai contoh, satu juta token masukan dihargai $2,50, naik dari $1,75 pada GPT-5.2.
Strategi Bisnis dan Potensi Pasar
Pergeseran strategi OpenAI yang semakin fokus pada profesional tidaklah mengejutkan. Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa keputusan Microsoft untuk mengintegrasikan model dari Anthropic ke Copilot 365, yang sebelumnya hanya mengandalkan sistem OpenAI, didasari oleh temuan bahwa Claude lebih unggul dalam tugas-tugas seperti membuat spreadsheet dan presentasi.
Dengan pendapatan tahunan yang diperkirakan mencapai $25 miliar, OpenAI masih berupaya mencapai profitabilitas. Komitmen besar untuk pusat data senilai lebih dari $1,4 triliun menempatkan perusahaan ini bergantung pada pendanaan investor. Dalam konteks ini, sektor produktivitas menjadi area potensial bagi OpenAI untuk membangun bisnis yang berkelanjutan, di mana GPT-5.4 dengan fokus pada analisis data dan spreadsheet diharapkan memainkan peran kunci.






