Berita

Plafon SMAN 5 Tangerang Ambruk Saat Hujan Deras, 12 Siswa Terluka Ringan

Advertisement

TANGERANG – Plafon bangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kabupaten Tangerang, Banten, ambruk saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (22/1/2026). Insiden ini menyebabkan 12 siswa mengalami luka ringan.

Detail Kejadian dan Korban

Kepala Seksi (Kasi) SMA pada Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten, Nunung Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa dari total 12 korban, terdapat dua siswa laki-laki dan sepuluh siswa perempuan. “Rata-rata mereka (korban) mengalami luka ringan sampai sedang seperti memar dan tergores,” ujarnya, Kamis (22/1).

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, sebanyak 35 siswa kelas X sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di dalam ruangan. Akibat insiden tersebut, proses belajar mengajar dihentikan sementara dan ruang kelas dinyatakan tidak dapat digunakan demi menjamin keamanan seluruh siswa dan staf pengajar.

“Setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak dan demi keamanan para guru maka diputuskan para siswa melakukan metode pembelajaran daring,” kata Nunung.

Advertisement

Penyebab Robohnya Plafon

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menyatakan bahwa robohnya plafon SMAN 5 disebabkan oleh cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan yang tinggi sejak pagi hingga siang hari.

Ia menambahkan bahwa atap bangunan sekolah mengalami kebocoran yang kemudian berujung pada ambruknya plafon. “Itu karena kebocoran. Dari bocor, lama-lama jadi roboh, hanya sedikit informasinya,” tutur Taufik.

Meskipun mengalami kerugian material dan beberapa siswa terluka, tidak ada korban yang menderita luka berat. Seluruh siswa yang terluka ringan diizinkan pulang ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan.

Advertisement