Polisi mengungkap motif di balik aksi pembunuhan keji yang dilakukan pria berinisial NA (46) terhadap istrinya, EN (51), di Sukaraja, Bogor, Jawa Barat. Pelaku mengaku kesal karena merasa keberadaannya diberitahukan kepada orang yang sedang mencarinya.
Motif Pelaku: Merasa Dijebak
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo menjelaskan bahwa pelaku merasa kesal kepada korban karena merasa dijebak. “Pelaku merasa kesal kepada korban karena merasa dijebak diberitahukan keberadaannya kepada orang yang sedang mencari dia,” kata Anggi Eejo Prasetyo pada Selasa (20/1/2026).
Menurut pengakuan pelaku, korban membujuknya untuk bertemu di rumah anaknya. Namun, setibanya di lokasi, ternyata orang yang mencari pelaku sudah menunggu di dalam rumah. “Dengan cara dibujuk untuk datang menemui korban di rumah anaknya. Ternyata sesampainya di sana sudah hadir orang sedang mencari pelaku,” ungkapnya.
Detik-detik Mengerikan Penemuan Korban
Sebelumnya, wanita berinisial EN (51) diduga tewas dibunuh oleh suaminya sendiri, NA (46), di Sukaraja, Bogor, Jawa Barat. Tetangga korban, Nurlela (31), menceritakan detik-detik mengerikan saat korban ditemukan.
Nurlela mengaku mendengar suara gaduh dan teriakan minta tolong dari rumah tetangganya. Ia kemudian melihat cucu korban menggoyang-goyangkan pagar. “Awalnya sih cuma kedengeran minta tolong aja. Awalnya gebrak-gebrak gerbang kan, terus saya keluar nanya ada apa? Minta tolong, dia bilang awalnya ibunya digorok, terus langsung balik lagi. Pas kita lihat bukan ibunya, tapi neneknya itu,” kata Nurlela di lokasi kejadian, Senin (19/1).
Nurlela menambahkan bahwa korban EN sempat keluar rumah sambil memegangi luka di lehernya sebelum akhirnya kembali masuk. Tak lama kemudian, anak dan menantu korban juga keluar rumah sambil berteriak minta tolong. “Si korbannya juga sempat keluar, sambil pegangin lehernya tapi langsung masuk lagi. Keluarganya juga keluar minta tolong, ada anak kecil dia cucunya korban juga keluar teriak minta tolong jerit-jerit dia minta tolong, mantunya korban juga keluar minta tolong,” imbuhnya.






