Smartphone

Baterai Galaxy Z Fold 8 Naik Jadi 5.000 mAh, Namun Kualitasnya Diragukan

Advertisement

Samsung diprediksi akan membekali ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 8, dengan peningkatan kapasitas baterai menjadi 5.000 mAh. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dari model sebelumnya yang hanya mengusung baterai 4.400 mAh sejak Galaxy Z Fold 3. Namun, di tengah antisipasi tersebut, muncul kekhawatiran bahwa peningkatan ini mungkin belum cukup untuk memuaskan ekspektasi pengguna dan bersaing ketat dengan para kompetitornya di pasar ponsel lipat yang semakin dinamis.

Berdasarkan laporan terbaru, Galaxy Z Fold 8 akan menggunakan konfigurasi dua sel baterai dengan masing-masing berkapasitas sekitar 2.369 mAh dan 2.485 mAh, menghasilkan total kapasitas 4.854 mAh yang kemungkinan akan diiklankan Samsung sebagai 5.000 mAh. Peningkatan ini diperkirakan sekitar 13 hingga 14 persen dibandingkan dengan kapasitas baterai Galaxy Z Fold 7. Meskipun disambut baik, banyak pihak menilai langkah Samsung ini terbilang lambat, mengingat para pesaingnya telah lama menawarkan kapasitas baterai yang lebih besar pada perangkat lipat mereka.

Sejarah Stagnasi Baterai Galaxy Fold

Seri Galaxy Z Fold Samsung telah menunjukkan stagnasi dalam hal kapasitas baterai selama beberapa tahun terakhir. Sejak Galaxy Z Fold 3 yang dirilis pada 2021, kapasitas baterai ponsel lipat andalan Samsung ini secara konsisten berada di angka 4.400 mAh.

Kapasitas seri Galaxy Z Fold dirasa fans tidak bertambah secara signifikan. Foto: Samsung
Kapasitas seri Galaxy Z Fold dirasa fans tidak bertambah secara signifikan. Foto: Samsung

Bahkan, model Galaxy Z Fold 2 yang diluncurkan pada 2020 telah memiliki kapasitas baterai 4.500 mAh. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa Samsung tidak segera melakukan peningkatan yang lebih berarti, terutama mengingat peningkatan performa dan kebutuhan daya perangkat dari generasi ke generasi.

Mengapa Samsung Terlambat?

Beberapa laporan mengindikasikan bahwa keterlambatan Samsung dalam meningkatkan kapasitas baterai ponsel lipatnya disebabkan oleh prioritas desain. Samsung diduga lebih fokus pada pencapaian profil yang lebih tipis dan bobot yang ringan untuk perangkatnya. Selain itu, umpan balik pengguna yang cenderung lebih mengutamakan peningkatan pada sektor kamera, desain yang lebih ramping, dan layar sampul yang lebih lebar, juga turut memengaruhi keputusan perusahaan.

Pesaing Sudah Jauh di Depan

Sementara Samsung masih berkutat dengan peningkatan kapasitas baterai yang dianggap moderat, para pesaingnya justru telah melangkah lebih jauh. Merek seperti Honor, misalnya, telah meluncurkan ponsel lipat dengan kapasitas baterai mencapai 6.660 mAh pada model Magic V6, bahkan hingga 7.150 mAh untuk versi Tiongkoknya.

Advertisement

Oppo juga dikabarkan akan merilis Find N6 dengan kapasitas baterai sekitar 6.000 mAh. Kapasitas 5.000 mAh pada Galaxy Z Fold 8, meskipun merupakan peningkatan, masih tertinggal jauh dibandingkan apa yang ditawarkan oleh kompetitor.

Harapan dan Kekhawatiran

Peningkatan kapasitas baterai Galaxy Z Fold 8 tentu saja disambut positif oleh para penggemar Samsung. Namun, kekhawatiran tetap ada bahwa peningkatan sebesar 13-14% ini mungkin tidak akan memberikan perbedaan daya tahan baterai yang drastis, terutama jika dibandingkan dengan performa ponsel lipat pesaing yang sudah lebih dulu melampaui angka 7.000 mAh. Selain itu, belum ada informasi pasti mengenai apakah Samsung akan turut meningkatkan kecepatan pengisian daya, yang selama ini masih terbatas pada 25W untuk lini Galaxy Z Fold.

Perkiraan peluncuran Galaxy Z Fold 8 sendiri dijadwalkan pada pertengahan tahun ini, kemungkinan sekitar bulan Juli atau Agustus 2026, seiring dengan tradisi Samsung yang biasanya merilis ponsel lipat terbarunya pada acara Galaxy Unpacked musim panas.

Advertisement