Gadget Smartphone

Bikin Lega! Harga iPhone 18 Pro Bakal Stabil Meski Biaya Komponen Naik

Advertisement

Apple diprediksi akan mempertahankan harga jual iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada kisaran yang sama dengan model pendahulunya, meskipun industri teknologi global menghadapi kenaikan biaya komponen memori. Strategi ini diambil Apple di tengah lonjakan permintaan memori untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang mendorong kenaikan harga komponen DRAM dan NAND.

Analis dari GF Securities, Jeff Pu, dalam riset terbarunya yang mengacu pada penelusuran rantai pasok, melaporkan bahwa Apple secara aktif melakukan negosiasi intensif dengan pemasok memori utama seperti Samsung dan SK Hynix. Tujuannya adalah untuk meredam dampak kenaikan harga komponen tersebut dan menjaga harga jual produk tetap stabil.

Manajemen Biaya Apple

Dengan asumsi tidak ada perubahan signifikan sebelum peluncuran, harga awal untuk varian 256GB iPhone 18 Pro diperkirakan tetap di kisaran 1.099 dolar AS (sekitar Rp18,4 juta), sementara iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai 1.199 dolar AS (sekitar Rp20,1 juta). Apple juga dilaporkan melakukan negosiasi serupa untuk panel layar dan modul kamera, serta beralih ke kontrak pembelian memori per kuartal alih-alih per enam bulan untuk mendapatkan fleksibilitas lebih besar.

Ilustrasi Apple Inc. Foto: Getty Images Justin Sullivan
Ilustrasi Apple Inc. Foto: Getty Images Justin Sullivan

Strategi ini sejalan dengan upaya Apple untuk menjaga harga lini Pro tetap stabil, meskipun berpotensi menekan margin keuntungan dalam jangka pendek. Keputusan ini dianggap masuk akal mengingat pertumbuhan bisnis Apple Services yang terus meningkat, baru-baru ini mencatat pendapatan lebih dari 30 miliar dolar AS dalam satu kuartal. Harga perangkat keras yang stabil dinilai dapat membantu menjaga pangsa pasar, sementara tekanan margin dapat dikompensasi melalui pendapatan ekosistem dalam jangka panjang.

Dampak Lonjakan Kebutuhan AI

Kenaikan harga komponen memori global ini dipicu oleh lonjakan permintaan dari sektor infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan pusat data. Permintaan tinggi untuk chip memori yang mendukung beban kerja AI telah menyebabkan pengetatan pasokan dan mendorong harga naik secara signifikan. Beberapa analis memprediksi bahwa harga memori dapat terus meningkat hingga 40-50% pada kuartal pertama 2026.

Advertisement

Meskipun menghadapi tekanan biaya komponen yang meningkat, Apple diyakini melakukan manajemen biaya yang ketat, termasuk efisiensi produksi dan pengendalian margin. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga daya saing di segmen premium, di mana beberapa kompetitor cenderung menaikkan harga akibat inflasi komponen dan fluktuasi nilai tukar.

Jadwal Peluncuran dan Keputusan Akhir

Lini iPhone 18 Pro diperkirakan akan meluncur pada September 2026, mengikuti jadwal peluncuran tradisional Apple di musim gugur. Keputusan harga akhir biasanya tetap bergantung pada kondisi pasar menjelang peluncuran resmi. Namun, prediksi dari para analis menunjukkan komitmen Apple untuk menjaga stabilitas harga, yang akan menjadi kabar baik bagi konsumen di tengah tren kenaikan harga perangkat premium secara umum.

Bocoran lain menyebutkan bahwa Apple mungkin akan melanjutkan fokus pada model Pro untuk peluncuran tahun 2026, dengan potensi model standar iPhone 18 baru akan dirilis pada awal 2027. Selain itu, iPhone 18 Pro Series diprediksi akan mengusung beberapa pembaruan desain dan teknologi, termasuk potensi penggunaan layar OLED LTPO+ yang lebih hemat daya dan kemungkinan teknologi sensor Face ID di bawah layar.

Advertisement