Motorola secara resmi meluncurkan perangkat foldable terbarunya, Motorola Razr Fold, yang mengusung layar luas dan berbagai fitur canggih. Peluncuran ini menandai babak baru bagi lini Razr dalam segmen ponsel lipat bergaya buku, menargetkan pengguna yang membutuhkan produktivitas dan kreativitas tinggi.
Perangkat ini hadir dengan layar utama berukuran 8.1 inci beresolusi 2K LTPO yang dapat dilipat, serta layar eksternal 6.6 inci. Motorola mengklaim bahwa Razr Fold dirancang untuk memaksimalkan produktivitas berkat fitur multitasking yang fleksibel, antarmuka adaptif, dan tata letak aplikasi yang dapat disesuaikan. Dukungan untuk Moto Pen Ultra juga menjadi nilai tambah signifikan, memungkinkan pengguna untuk mencatat, membuat sketsa, dan bekerja secara presisi langsung di layar.
Desain Premium dan Ketahanan
Motorola Razr Fold mengusung desain yang ramping dengan ketebalan hanya 4.6mm saat terbuka dan 9.9mm saat tertutup, dengan berat 243 gram. Bingkai stainless steel berbentuk tetesan air mata dirancang untuk meminimalkan tekanan pada layar lipat dan memastikan daya tahan jangka panjang. Motorola mengklaim engsel titanium pada perangkat ini telah diuji untuk penggunaan sehari-hari selama sepuluh tahun.

Selain itu, Razr Fold juga dilengkapi dengan perlindungan Corning® Gorilla® Glass Ceramic 3 pada layar luar, yang diklaim memberikan peningkatan ketahanan jatuh hingga 75% dibandingkan generasi sebelumnya. Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP48/IP49 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Spesifikasi Kamera dan Performa
Salah satu keunggulan utama Motorola Razr Fold terletak pada sistem kameranya. Perangkat ini dibekali dengan tiga kamera belakang masing-masing beresolusi 50MP: kamera utama Sony Lytia 828 dengan sensor 1/1.28 inci, kamera telephoto 50MP dengan zoom optik 3x, dan kamera ultrawide 50MP dengan sudut pandang 122 derajat yang juga mendukung fitur makro. Kamera depan di layar luar memiliki resolusi 32MP, sementara kamera depan di layar dalam adalah 20MP. Sistem kamera ini mendapat pujian dari DXOMARK sebagai sistem kamera foldable terbaik di Amerika Utara, dengan skor 164.
Dapur pacu Motorola Razr Fold ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5, didukung oleh RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB. Kapasitas baterai 6.000 mAh dengan teknologi pengisian daya 80W TurboPower™ dan pengisian nirkabel 50W diklaim mampu memberikan daya tahan hingga 12 jam hanya dalam 10 menit pengisian daya. Perangkat ini berjalan dengan sistem operasi Android 16 dan dijanjikan akan menerima pembaruan OS serta pembaruan keamanan hingga tujuh tahun.
Fitur Perangkat Lunak Inovatif
Motorola Razr Fold menawarkan pengalaman perangkat lunak yang bersih namun kaya fitur, memanfaatkan optimasi Android untuk perangkat lipat dan tablet. Terdapat taskbar yang selalu terlihat, memudahkan perpindahan antar aplikasi dalam mode split-screen. Fitur “laptop mode” memungkinkan separuh layar bawah berfungsi sebagai trackpad dengan kursor di separuh layar atas, memberikan pengalaman komputasi yang lebih intuitif. Mode “desk display” saat perangkat dalam posisi tenda juga menampilkan jam dan kalender, mengingatkan pada fitur serupa di lini Razr sebelumnya.
Motorola juga menyertakan fitur AI seperti “Catch Me Up” untuk meringkas notifikasi dan “Next Move” yang merekomendasikan tindakan berdasarkan konten layar. Selain itu, kolaborasi dengan Google Gemini memungkinkan pengguna untuk melakukan brainstorming dan belajar melalui fitur “Go Live with Gemini”. Perangkat ini juga terintegrasi dengan Perplexity untuk pencarian AI yang lebih ringkas dan langsung.
Motorola Razr Fold hadir dalam dua pilihan warna: Blackened Blue dan Lily White. Meskipun harga di Amerika Utara belum diumumkan, di Eropa perangkat ini dibanderol mulai dari €1.999 (sekitar Rp34 juta) dengan bundel Moto Pen Ultra.






