Smartphone

Daftar HP Xiaomi Tak Lagi Dapat Update Software di 2026, Segera Cek!

Advertisement

Xiaomi secara resmi mengumumkan daftar ponsel pintar yang tidak akan lagi menerima pembaruan perangkat lunak (software) atau disebut juga End of Life (EOL). Penghentian pembaruan ini mencakup sistem operasi Android, antarmuka HyperOS, serta pembaruan keamanan (patch) terbaru. Keputusan ini berdampak pada sejumlah model populer, termasuk seri Xiaomi 12 dan Redmi Note 12 5G, yang masa dukungan pembaruannya berakhir pada tahun 2026.

Perangkat yang memasuki status EOL berarti tidak akan lagi mendapatkan peningkatan sistem operasi maupun perbaikan celah keamanan. Meskipun ponsel tersebut masih dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti melakukan panggilan, mengirim pesan, atau mengakses media sosial, risiko keamanan menjadi perhatian utama. Tanpa patch keamanan terbaru, perangkat menjadi lebih rentan terhadap serangan siber dan potensi eksploitasi celah keamanan (bug).

Model Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Pembaruan

Berdasarkan pengumuman resmi Xiaomi, beberapa model yang masuk daftar EOL pada tahun 2026 antara lain:

  • Xiaomi 12
  • Xiaomi 12 Pro
  • Xiaomi 12 Lite
  • Redmi Note 12 5G

Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro, yang dirilis pada April 2022, dijadwalkan menerima pembaruan terakhir berupa HyperOS 3 berbasis Android 15 sebelum memasuki masa EOL pada Maret 2026. Sementara itu, Xiaomi 12 Lite, yang dirilis pada Juli 2022, akan tetap mendapatkan pembaruan HyperOS 1.0 berbasis Android 14 hingga Juli 2026. Untuk Redmi Note 12 5G, pembaruan terakhirnya adalah HyperOS 2.0 berbasis Android 14, dengan dukungan yang berakhir pada Maret 2026. Penghentian dukungan ini terbilang wajar mengingat usia perangkat yang sudah mendekati empat tahun sejak peluncuran awal mereka di tahun 2022.

Dampak Penghentian Dukungan Software

Ponsel yang telah mencapai status EOL masih dapat berfungsi normal untuk penggunaan dasar. Namun, risiko terbesar terletak pada aspek keamanan. Tanpa pembaruan keamanan rutin, perangkat menjadi lebih rentan terhadap ancaman siber. Dalam jangka panjang, beberapa aplikasi penting seperti aplikasi perbankan daring (mobile banking) atau dompet digital (e-wallet) dapat mengidentifikasi perangkat tersebut sebagai “tidak aman” dan membatasi akses pengguna.

Advertisement

Oleh karena itu, pengguna ponsel Xiaomi yang masuk dalam daftar EOL pada tahun 2026 disarankan untuk mempertimbangkan peningkatan perangkat (upgrade) ke model yang lebih baru. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan data pribadi dan kenyamanan penggunaan aplikasi sensitif di masa mendatang. Pengguna juga disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan aplikasi yang menyimpan data penting pada perangkat yang tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan.

Kebijakan Update Xiaomi

Xiaomi dikenal memiliki kebijakan pembaruan perangkat lunak yang cukup baik di antara produsen ponsel Android, seringkali memberikan dukungan lebih lama dibandingkan kompetitor. Namun, seperti semua perangkat elektronik, setiap ponsel pada akhirnya akan mencapai akhir siklus hidup dukungannya. Perusahaan biasanya menjanjikan pembaruan sistem operasi (OS) selama tiga tahun dan pembaruan keamanan hingga empat tahun setelah peluncuran perangkat. Namun, beberapa model terbaru Xiaomi kini dijanjikan akan mendapatkan pembaruan hingga lima tahun.

Bagi pengguna yang ingin tetap menggunakan perangkat mereka namun tetap mendapatkan pembaruan, opsi menggunakan perangkat lunak kustom (custom ROM) dari komunitas pengembang pihak ketiga dapat menjadi alternatif. Namun, metode ini memerlukan pemahaman teknis yang lebih mendalam dan tidak dijamin sepenuhnya aman.

Advertisement