Smartphone

Duh! Layar Galaxy Z TriFold Mati Mendadak, Pengguna Keluhkan Kualitas Layar Samsung

Advertisement

Sejumlah pengguna awal Samsung Galaxy Z TriFold dilaporkan mengalami masalah serius pada layar lipat dalamnya, kurang dari dua bulan setelah perangkat tersebut tersedia secara global. Keluhan yang muncul di platform daring seperti Reddit mencakup layar yang mati total, tidak responsif, hingga adanya ‘sentuhan hantu’ (phantom touches) dan suara letupan saat perangkat dilipat.

Masalah ini menjadi perhatian mengingat harga premium Galaxy Z TriFold yang mencapai 2.900 dolar AS atau sekitar Rp45 juta. Laporan pertama muncul pada 16 Februari 2026, ketika seorang pengguna Reddit dengan nama ‘Odd-Drawer6410’ mengunggah video yang menunjukkan layar dalam ponselnya tiba-tiba menjadi hitam dan tidak merespons. Pengguna yang membeli perangkatnya di China tersebut menjelaskan bahwa setelah sekitar satu bulan penggunaan normal, layar internal tiba-tiba berkedip hijau lalu berhenti menampilkan apa pun. Meskipun me-restart ponsel sempat mengatasi masalah tersebut, keluhan ini terus berulang dengan perbaikan yang tidak konsisten.

Layar Mati dan ‘Sentuhan Hantu’ Muncul

Dalam video yang dibagikan, layar luar ponsel dilaporkan berfungsi normal, namun layar lipat dalam benar-benar gelap dan tidak responsif. Pengguna tersebut juga mencatat bahwa tangkapan layar yang diambil dalam keadaan terbuka menunjukkan resolusi 1.920×1.080 piksel, bukan resolusi asli 2.160×1.548 piksel. Hal ini mengindikasikan adanya masalah mendasar pada tampilan layar internal.

Resolusi Layar Samsung Galaxy Z TriFold Dilaporkan Memiliki Resolusi yang Tidak Sesuai Spesifikasi. Foto: Reddit/Odd-Drawer6410
Resolusi Layar Samsung Galaxy Z TriFold Dilaporkan Memiliki Resolusi yang Tidak Sesuai Spesifikasi. Foto: Reddit/Odd-Drawer6410

Keesokan harinya, 17 Februari 2026, pengguna lain di subreddit yang sama melaporkan hal serupa, di mana layar dalam perangkat menjadi tidak responsif dan mulai mendeteksi sentuhan yang tidak dilakukan oleh pengguna. Keesokan paginya, layar berubah menjadi putih total, dan pengguna tersebut mengaku mendengar suara letupan saat melipat perangkat. Pengguna ini menduga adanya gelembung udara di bawah layar sebagai penyebabnya. Kedua perangkat yang dilaporkan mengalami masalah ini diklaim tidak mengalami kerusakan fisik akibat jatuh atau benturan.

Respons Samsung dan Kekhawatiran Pengguna

Salah satu pengguna yang mengalami masalah tersebut berencana membawa perangkatnya ke pusat servis Samsung untuk investigasi lebih lanjut, dengan harapan mendapatkan solusi. Sementara itu, pengguna lain dilaporkan telah menerima pengembalian dana (refund) dari Samsung atas pembelian perangkatnya. Komentar dari pengguna lain juga mengindikasikan bahwa mereka juga menerima pengembalian dana.

Advertisement

Meskipun jumlah kasus yang dilaporkan masih tergolong sedikit, kemungkinan kurang dari lima, fenomena ini menimbulkan kekhawatiran bagi perangkat premium seperti Galaxy Z TriFold. Mengingat perangkat ini diproduksi dalam jumlah terbatas, Samsung tampaknya belum menawarkan penggantian unit secara langsung. Salah satu dugaan yang beredar di kalangan pengguna adalah masalah ini disebabkan oleh kabel pita (flex ribbon cable) yang cacat. Para pengguna berharap Samsung dapat mengidentifikasi akar masalah dan memperbaikinya pada batch produksi mendatang.

Samsung Galaxy Z Trifold Hands-On. Foto: CNET
Samsung Galaxy Z Trifold Hands-On. Foto: CNET

Sebelumnya, pengujian ketahanan independen yang dilakukan pada akhir tahun 2025 juga telah menunjukkan beberapa kelemahan pada Galaxy Z TriFold. Perangkat ini dilaporkan gagal dalam skenario tekanan yang moderat, dengan piksel yang menjadi gelap dan engsel yang patah selama penilaian ketahanan standar. Pengujian tersebut juga menyoroti kerentanan perangkat terhadap debu dan kesulitan pembersihan pada area engsel ganda.

Samsung sendiri telah meluncurkan Galaxy Z TriFold pada Desember 2025 di China, diikuti peluncuran global, dan tersedia di Amerika Serikat sejak 30 Januari 2026. Perangkat ini menawarkan pengalaman layar tiga lipatan yang ambisius, namun masalah awal ini menyoroti tantangan yang melekat pada teknologi perangkat lipat generasi pertama.

Meskipun Samsung menawarkan diskon 50% untuk perbaikan layar satu kali bagi pembeli Galaxy Z TriFold, biaya perbaikan yang dilaporkan bisa mencapai lebih dari 1.000 dolar AS atau sekitar Rp15 juta, yang masih tergolong mahal. Hal ini menambah kekhawatiran bagi para pembeli awal mengenai daya tahan jangka panjang perangkat ini.

Advertisement