Software

Fitur AI Terbaru iOS 26.4 Bawa Fitur AI ‘Playlist Playground’ Untuk Apple Music

Advertisement

Apple kembali menggemparkan dunia teknologi dengan peluncuran versi beta terbaru sistem operasinya, iOS 26.4. Pembaruan ini tidak hanya membawa perbaikan minor, tetapi juga menyertakan fitur kecerdasan buatan (AI) yang revolusioner untuk aplikasi Apple Music, yang diberi nama “Playlist Playground”. Fitur inovatif ini memungkinkan pengguna untuk menciptakan daftar putar (playlist) musik secara otomatis hanya dengan menggunakan deskripsi teks, menandai langkah signifikan dalam personalisasi pengalaman mendengarkan musik.

Fitur “Playlist Playground” hadir sebagai bagian dari upaya Apple untuk terus mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam ekosistem produknya, yang dikenal sebagai Apple Intelligence. Pengguna yang telah menginstal versi beta iOS 26.4 dapat mengakses fitur ini melalui aplikasi Apple Music. Dengan “Playlist Playground”, pengguna dapat mengetikkan deskripsi mengenai suasana hati, genre musik, artis favorit, atau tema tertentu, dan AI akan secara otomatis menyusun daftar putar berisi 25 lagu yang sesuai dengan permintaan tersebut. Kemampuan ini menyamai atau bahkan melampaui fitur serupa yang telah diperkenalkan oleh layanan streaming musik pesaing.

Personalisasi Musik Tingkat Lanjut dengan AI

Kecanggihan “Playlist Playground” tidak berhenti pada pembuatan playlist baru. Pengguna juga dapat melakukan penyuntingan terhadap playlist yang sudah ada menggunakan perintah teks tambahan. Selain itu, pengguna memiliki keleluasaan untuk memilih sampul (cover) dan deskripsi untuk playlist yang dihasilkan oleh AI, memberikan sentuhan personal yang lebih mendalam. Fitur ini menandakan pergeseran paradigma dalam cara pengguna berinteraksi dengan perpustakaan musik digital mereka, mengubahnya dari sekadar mendengarkan menjadi proses kreasi yang lebih aktif dan intuitif.

Peluncuran fitur ini menempatkan Apple Music di garis depan persaingan layanan streaming musik yang semakin mengandalkan AI. Sebelumnya, layanan seperti Spotify, YouTube Music, Amazon Music, dan Deezer telah lebih dulu memperkenalkan generator playlist berbasis AI. Spotify meluncurkan fitur pembuatan playlist berbasis teks pada Desember 2025 setelah pengujian beta, sementara YouTube Music mengikutinya dengan fitur serupa pada minggu lalu. Amazon Music dan Deezer menjadi pelopor dengan merilis fitur ini pada April dan Juli 2025.

Peningkatan Lainnya di iOS 26.4 Beta

Selain “Playlist Playground”, iOS 26.4 beta juga menghadirkan sejumlah peningkatan lain yang patut dicermati. Salah satunya adalah pembaruan antarmuka pengguna (UI) untuk halaman album dan playlist di Apple Music. Kini, latar belakang halaman akan secara dinamis menyesuaikan diri dengan warna sampul album atau playlist, menggantikan latar putih solid sebelumnya. Perubahan ini memberikan tampilan yang lebih segar, mengalir, dan imersif bagi pengguna.

Advertisement

Fitur lain yang ditambahkan adalah kemampuan untuk menampilkan informasi konser mendatang yang berlokasi di sekitar pengguna. Fitur ini mirip dengan yang sudah ada di aplikasi Shazam, yang juga dimiliki oleh Apple. Pengguna akan dapat melihat detail tur, informasi venue, dan opsi untuk mengatur pengingat konser. Peningkatan ini memperkaya pengalaman pengguna dalam menemukan musik dan acara terkait.

Dalam pembaruan ini, Apple juga menguji coba enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) untuk layanan pesan Rich Communication Services (RCS). Meskipun fitur ini saat ini hanya tersedia untuk pesan antar perangkat Apple, ini menunjukkan langkah Apple untuk meningkatkan keamanan komunikasi lintas platform. Selain itu, Apple Podcasts juga mendapatkan peningkatan signifikan dengan dukungan video podcast melalui teknologi HTTP Live Streaming (HLS), yang memungkinkan peralihan mulus antara mendengarkan dan menonton.

Advertisement