Smartphone

Fitur Super Steady Horizontal Lock Samsung S26 Ultra Bikin Video Anti Goyang Layaknya Gimbal

Advertisement

Samsung secara resmi meluncurkan seri Galaxy S26, termasuk model terbarunya, Galaxy S26 Ultra, pada acara Galaxy Unpacked 2026 di San Francisco, 25 Februari 2026. Di antara berbagai pembaruan, fitur Super Steady dengan Horizontal Lock pada mode video menjadi sorotan utama. Fitur ini secara efektif menghadirkan kemampuan stabilisasi setara gimbal profesional langsung ke dalam genggaman pengguna, memungkinkan perekaman video yang mulus bahkan dalam kondisi pergerakan ekstrem.

Fitur Super Steady dengan Horizontal Lock pada Galaxy S26 Ultra merupakan evolusi dari mode Super Steady sebelumnya. Teknologi ini bekerja dengan mengintegrasikan data dari giroskop dan akselerometer ponsel secara real-time. Sensor-sensor ini melacak setiap gerakan perangkat, kemudian pemrosesan gambar cerdas menerapkan penyesuaian korektif untuk menjaga video tetap stabil pada bidang horizontal. Kemampuan terbarunya adalah mengunci cakrawala video meskipun ponsel diputar hingga 360 derajat.

Stabilisasi Video Setara Gimbal

Keunggulan utama dari Super Steady Horizontal Lock adalah kemampuannya untuk mempertahankan level horizontal video secara konsisten. Dalam pengujian langsung, fitur ini terbukti mampu meredam guncangan dan menjaga kestabilan bahkan saat ponsel digerakkan secara agresif, termasuk diputar 180 hingga 360 derajat. Hal ini sangat berbeda dengan fitur stabilisasi video pada ponsel lain, seperti iPhone 17 Pro Max dengan mode Action-nya, yang masih merefleksikan pergerakan kamera yang signifikan dalam hasil akhirnya. Kemampuan ini menjadikan Galaxy S26 Ultra sebagai alat yang ideal bagi para pembuat konten yang sering merekam dalam kondisi bergerak, seperti saat berlari, bersepeda, atau bahkan dalam aktivitas yang lebih ekstrem sekalipun.

@techradar

Samsung Galaxy S26 Ultra Super Steady Horizontal Lock is insane! It’s like a built in gimbal. Wow! #galaxyunpacked #techtok #galaxys26ultra #handson @LanceUlanoff

♬ Dream – Alex Lustig

Samsung mengklaim bahwa fitur ini tidak memerlukan pemrosesan pasca-produksi. Pengguna cukup memilih pengaturan yang diinginkan, mulai merekam, dan bergerak sebebas mungkin. Kombinasi antara Optical Image Stabilization (OIS), Electronic Image Stabilization (EIS), dan data inersia real-time dari giroskop dan akselerometer memungkinkan algoritma untuk mengantisipasi gerakan dan mulai mengkompensasi sebelum blur terlihat. Hal ini menghasilkan kontrol goyangan mikro dan penyeimbangan cakrawala yang lebih baik. Kemampuan merekam dalam resolusi 4K sambil menggunakan fitur ini juga memastikan hasil video tetap tajam dan jernih, meskipun terkadang ada sedikit isu visual karena kerja keras sistem stabilisasi.

Pemanfaatan Teknologi 8K untuk Video 4K

Samsung Galaxy S26 Ultra memanfaatkan sensor 8K-nya sebagai “kanvas” yang lebih besar untuk menghasilkan rekaman 4K yang lebih stabil dan tajam. Meskipun perekaman video 8K belum menjadi daya tarik utama bagi banyak konsumen karena ukuran file yang besar dan keterbatasan perangkat pemutaran, Samsung menemukan cara inovatif untuk menggunakannya. Dengan merekam dalam 8K, perangkat memiliki ruang piksel yang cukup untuk memotong (crop) dan menggeser area 4K secara dinamis guna meniadakan guncangan tangan dan benturan mendadak. Pendekatan ini memungkinkan stabilisasi yang kuat tanpa mengorbankan resolusi atau mempersempit bidang pandang secara drastis.

Advertisement

Samsung Galaxy S26 Ultra Bawa Peningkatan Serius Pada Kamera Mereka. Foto: Phone Arena
Samsung Galaxy S26 Ultra Bawa Peningkatan Serius Pada Kamera Mereka. Foto: Phone Arena

Peningkatan ini memberikan keuntungan nyata bagi para perekam video aktif. Hasil rekaman video 4K dari Galaxy S26 Ultra diklaim menyerupai klip yang diambil menggunakan kamera mirrorless yang stabil, terutama ketika dipasangkan dengan perekaman 4K ber-bitrate tinggi. Sistem ini menggunakan model gerakan yang dibantu AI untuk menghindari artefak “jelly” yang terkadang muncul pada rekaman dengan rolling shutter saat panning cepat. Meskipun masih ada batasan yang dihadapi oleh sistem stabilisasi elektronik pada kamera tunggal, efeknya secara signifikan berkurang pada Galaxy S26 Ultra.

Spesifikasi dan Fitur Lainnya

Samsung Galaxy S26 Ultra, yang diumumkan pada 25 Februari 2026, hadir dengan beberapa peningkatan signifikan lainnya. Perangkat ini ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Galaxy, yang menawarkan peningkatan kinerja CPU, NPU, dan GPU dibandingkan pendahulunya. Selain itu, Samsung juga memperkenalkan fitur Privacy Display yang inovatif, yang membatasi sudut pandang layar untuk menjaga privasi konten dari pengamat di sekitar. Fitur ini dapat diaktifkan secara selektif dan dikonfigurasi per aplikasi, menjadikannya tambahan yang berharga untuk keamanan data pengguna.

Ponsel ini juga dilengkapi dengan peningkatan pada fitur Nightography Video, yang menghasilkan rekaman lebih jernih dan kaya detail dalam kondisi minim cahaya. Kapasitas baterai 5.000mAh tetap sama seperti model sebelumnya, namun Samsung mengklaim peningkatan efisiensi daya berkat prosesor baru dan material antarmuka termal yang diperbarui. Galaxy S26 Ultra akan mulai tersedia untuk dibeli pada 11 Maret 2026, dengan berbagai penawaran pra-pemesanan yang menarik.

Advertisement