Samsung secara resmi mengumumkan kehadiran fitur “Privacy Display” yang akan menjadi salah satu daya tarik utama pada jajaran smartphone terbarunya, Galaxy S26 series. Fitur ini dirancang untuk melindungi percakapan penting dan data sensitif pengguna di tempat umum, menandai puncak dari upaya pengembangan teknologi yang memakan waktu selama lima tahun.
Pengumuman ini menegaskan spekulasi yang beredar mengenai fitur privasi layar baru yang akan menyertai peluncuran Galaxy S26. Teknologi di balik Privacy Display ini bekerja dengan meredupkan piksel pada bagian layar tertentu, sehingga hanya pengguna utama yang dapat melihat konten dengan jelas, sementara dari sudut pandang samping, tampilan menjadi tidak terlihat.
Fitur ini diprediksi akan menjadi solusi krusial bagi pengguna yang sering berinteraksi dengan ponsel di tempat umum seperti transportasi publik, lift, atau saat mengantre. Pengembangan Privacy Display merupakan hasil kombinasi antara perangkat keras dan lunak yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI).
Inovasi Keamanan Visual Hasil Riset Mendalam
Samsung menyatakan bahwa pengembangan fitur inovatif ini memakan waktu lima tahun, didasari oleh studi mendalam mengenai perilaku pengguna, jenis informasi yang perlu dilindungi, serta fitur keamanan yang paling diinginkan oleh pengguna dalam penggunaan sehari-hari. Selain optimalisasi perangkat keras dan lunak, Samsung Knox, termasuk Knox Vault, juga berperan penting dalam meningkatkan keamanan fitur ini, sejalan dengan tema “Tidak ada privasi tanpa keamanan yang kuat.”

Teknologi Privacy Display ini memanfaatkan layar OLED dengan fitur “Flex Magic Pixel” yang sebelumnya telah dipamerkan oleh Samsung Display pada Mobile World Congress (MWC) 2024. Teknologi ini memungkinkan kontrol directional cairan kristal yang dapat meredupkan piksel layar untuk membatasi sudut pandang. Hal ini menjadikan tampilan hampir tidak terlihat dari sudut samping, bahkan ketika kecerahan layar diatur maksimal, sementara bagi pengguna utama, tampilan tetap jernih tanpa penurunan kecerahan atau warna.
Fitur ini tidak bersifat “semua atau tidak sama sekali”. Pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan perlindungan privasi pada bagian layar tertentu, seperti notifikasi, aplikasi spesifik, atau saat melakukan tugas sensitif seperti memasukkan kata sandi.
Dampak dan Keunggulan bagi Pengguna
Dengan fitur ini, pengguna dapat merasa lebih aman saat mengakses informasi pribadi, melakukan transaksi perbankan, atau sekadar membaca pesan tanpa khawatir data mereka dilihat oleh orang lain.
Samsung menempatkan fitur ini sebagai bagian dari ekosistem keamanan yang lebih luas, bersama dengan Knox dan Knox Vault. Karena bekerja pada level perangkat keras, fitur ini diharapkan lebih andal dibandingkan solusi yang hanya mengandalkan perangkat lunak. Hal ini juga berarti bahwa Privacy Display kemungkinan tidak akan hadir pada perangkat Galaxy yang lebih lama melalui pembaruan perangkat lunak.
Selain fungsionalitasnya, Samsung juga memastikan bahwa fitur ini tidak mengganggu pengalaman pengguna sehari-hari. Tampilan tetap jelas bagi pengguna utama, tanpa mengurangi kecerahan atau kualitas warna. Kemampuan untuk mengaktifkan fitur ini secara otomatis berdasarkan lokasi atau aplikasi tertentu juga menambah kenyamanan penggunaan.
Jadwal Peluncuran dan Antisipasi Pasar
Samsung dijadwalkan akan meluncurkan seri Galaxy S26, termasuk model Ultra, dalam acara Galaxy Unpacked yang diperkirakan akan digelar pada 25 Februari 2026. Fitur Privacy Display ini diharapkan menjadi salah satu sorotan utama yang membedakan seri S26 dari generasi sebelumnya dan pesaingnya. Dengan pengembangan yang memakan waktu lima tahun, Samsung menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan solusi keamanan yang inovatif dan relevan bagi kebutuhan privasi pengguna di era digital yang semakin kompleks.






