Partai Gerindra melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menggelar sosialisasi mengenai penerapan sistem perpajakan terpusat dan ketentuan perpajakan di era Core Tax. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepatuhan pajak bagi jajaran pengurus dan kader partai di berbagai daerah.
Sosialisasi Hybrid untuk Jangkauan Luas
Acara yang berlangsung di Kantor DPP Partai Gerindra ini diselenggarakan secara hybrid, memungkinkan partisipasi dari berbagai tingkatan kepengurusan. Peserta meliputi pengurus pusat, bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari 38 provinsi yang mengikuti secara daring, serta bendahara dan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Bendahara Umum DPP Partai Gerindra, Dimas Satrio Adityo, mengapresiasi kehadiran jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan RI. Ia menyatakan, pemaparan dari DJP mengenai implementasi sistem perpajakan terpusat melalui Core Tax sangat penting.
“Ini kita laksanakan, selenggarakan sebagai upaya kami dan DPP untuk memberikan informasi dan sosialisasi terkait dengan sistem perpajakan Core Tax kepada seluruh karyawan, seluruh pengurus, baik di level DPP, DPD, dan DPC,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2025).
Komitmen Dukung Kebijakan Pemerintah
Gerindra menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen partai sebagai badan publik untuk mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam transformasi sistem perpajakan nasional.
“Kami menyelenggarakan ini, karena sebagai badan publik kami memiliki anggota dan pengurus di seluruh Indonesia, di mana sebagai warga negara wajib untuk mengikuti dan mendukung pemerintah terkait dengan program Core Tax atau perpajakan ini,” lanjutnya.
Selain memperkuat pemahaman teknis, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong kedisiplinan administrasi para kader sebagai wajib pajak pribadi. Panitia menekankan pentingnya loyalitas serta ketertiban administrasi dalam menjalankan kewajiban sebagai warga negara.
“Mohon kami diberikan penjelasan, sehingga kami semua bisa kader-kader ya, loyal, setia, tertib administrasi. Ini merupakan suatu kewajiban,” ujarnya.
Fokus pada Wajib Pajak Individu
Partai Gerindra menyampaikan bahwa sosialisasi kali ini difokuskan pada wajib pajak individu. Untuk aspek perpajakan kelembagaan partai, akan diagendakan dalam kegiatan lanjutan berupa bimbingan teknis (bimtek).
“Jadi kita memutuskan kepada wajib pajak pribadi untuk hari ini, untuk kelembagaan kita akan agendakan di kemudian hari. Tentunya kepatuhan pajak itu adalah kewajiban setiap warga negara,” tegasnya.
Partai Gerindra berharap sosialisasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas dan pemahaman menyeluruh bagi seluruh peserta. Diharapkan, pengurus partai di semua tingkatan semakin siap menjalankan kewajiban perpajakan secara tertib dan sesuai ketentuan.
“Semoga sosialisasi hari ini berjalan dengan baik, lancar, dan bermanfaat bagi kita semua,” tutupnya.
Kehadiran Pejabat DJP
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pajak Bimo Widjayanto beserta jajaran DJP. Turut hadir pula perwakilan Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Dukungan Masyarakat, serta sejumlah pejabat dan fungsional penyuluh pajak.






