Google mengumumkan perubahan signifikan pada sistem penagihan Google Play Billing dan struktur biayanya. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak fleksibilitas kepada pengembang dan berpotensi menurunkan harga aplikasi, langganan, serta pembelian dalam aplikasi bagi pengguna.
Perubahan ini mencakup pemangkasan biaya layanan yang dibebankan kepada pengembang, serta opsi baru bagi pengembang untuk menggunakan sistem penagihan mereka sendiri. Langkah ini merupakan bagian dari penyelesaian sengketa antimonopoli Google dengan Epic Games yang telah berlangsung lama.
Penurunan Biaya Layanan Google Play
Salah satu dampak paling langsung dari perubahan ini adalah penurunan biaya yang harus dibayar pengembang kepada Google. Mulai 30 Juni 2026, biaya layanan untuk transaksi pembelian dalam aplikasi (IAP) di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris Raya akan turun menjadi 20% untuk instalasi baru. Untuk langganan berulang, biaya layanan dipangkas menjadi 10%.

Bagi pengembang yang berpartisipasi dalam program khusus seperti Apps Experience Program atau Google Play Games Level Up, biaya layanan dapat lebih rendah lagi, yaitu 15% untuk transaksi dari pengguna baru. Jika pengembang memilih untuk tetap menggunakan sistem penagihan Google, akan ada biaya tambahan spesifik pasar sebesar 5% di wilayah AS, Inggris, dan EEA. Namun, biaya tambahan ini akan diabaikan jika pengembang menggunakan sistem penagihan mereka sendiri atau mengarahkan pengguna ke situs web eksternal untuk transaksi.
Fleksibilitas Sistem Penagihan Baru
Perubahan krusial lainnya adalah pengembang kini memiliki opsi untuk mengintegrasikan sistem penagihan mereka sendiri di dalam aplikasi, berdampingan dengan Google Play Billing. Pengembang juga dapat mengarahkan pengguna ke situs web mereka untuk menyelesaikan pembelian. Kebijakan ini memberikan pengembang kebebasan lebih besar dalam mengelola transaksi, yang sebelumnya sangat bergantung pada sistem penagihan Google.
Fleksibilitas ini berpotensi menguntungkan konsumen. Ketika pengembang dapat meminimalkan biaya yang dibayarkan ke Google, mereka memiliki ruang lebih besar untuk menawarkan harga yang lebih rendah atau diskon kepada pengguna. Persaingan antara metode pembayaran yang berbeda juga dapat mendorong pengembang untuk memberikan penawaran yang lebih menarik.
Jadwal Peluncuran Global
Google akan menerapkan perubahan ini secara bertahap di berbagai wilayah. Wilayah AS, Inggris, dan EEA akan menjadi yang pertama menerima pembaruan ini pada 30 Juni 2026. Australia akan menyusul pada September 2026, diikuti oleh Korea dan Jepang pada Desember 2026. Seluruh dunia akan melihat pembaruan ini pada 30 September 2027.
Program untuk toko aplikasi pihak ketiga yang terdaftar (Registered App Stores) juga akan diluncurkan secara global pada akhir tahun ini, yang bertujuan untuk memfasilitasi persaingan di ekosistem Android. Perubahan ini merupakan hasil dari penyelesaian sengketa hukum antara Google dan Epic Games, yang dimulai pada tahun 2020 ketika Epic Games menangguhkan Fortnite dari Google Play karena menentang kebijakan penagihan Google.
Dengan adanya perubahan ini, pengguna aplikasi dan game di Google Play Store berpotensi merasakan harga yang lebih terjangkau, terutama bagi mereka yang melakukan pembelian dalam aplikasi atau berlangganan layanan digital.






