Infinix Hot 70 kini semakin dekat dengan peluncuran resminya di pasar Indonesia. Hal ini terkonfirmasi setelah perangkat tersebut berhasil lolos sertifikasi dari Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Pos dan Informatika (SDPPI) Indonesia. Munculnya ponsel ini di lembaga sertifikasi tersebut menjadi indikasi kuat bahwa peluncuran lokalnya hanya tinggal menghitung waktu.
Sertifikasi ini memberikan gambaran awal mengenai spesifikasi yang akan dibawa oleh Infinix Hot 70. Meskipun detail lengkapnya belum diumumkan secara resmi, informasi yang terungkap dari dokumen sertifikasi cukup memberikan petunjuk mengenai apa yang bisa diharapkan konsumen.
Dua Varian Baterai dan Dukungan Pengisian Daya Cepat
Berdasarkan informasi dari sertifikasi FCC, Infinix Hot 70 akan hadir dalam dua nomor model yang berbeda, yaitu X6895 dan X6895B. Kedua model ini memiliki dimensi fisik yang identik, yaitu 167,92 x 79,12 x 7,64 mm, mengindikasikan desain fisik yang serupa. Perbedaan utama antara kedua varian ini terletak pada kapasitas baterai.

Salah satu varian dibekali dengan baterai berkapasitas 5.430 mAh, sementara varian lainnya memiliki kapasitas baterai 5.600 mAh. Lebih lanjut, varian X6895B dilaporkan akan mendukung teknologi pengisian daya cepat 45W. Pendekatan ini memungkinkan Infinix untuk menawarkan opsi daya yang berbeda tanpa mengubah desain atau fitur inti perangkat.
Spesifikasi Konektivitas dan Memori
Dalam hal konektivitas, Infinix Hot 70 akan mendukung jaringan LTE, Wi-Fi 5, Bluetooth, dan NFC. Perangkat ini juga dilengkapi dengan berbagai sistem navigasi global, termasuk GPS, GLONASS, BDS, dan Galileo. Kehadiran fitur-fitur ini menegaskan bahwa perangkat ini masih beroperasi di segmen 4G, bukan 5G.
Untuk konfigurasi memori, salah satu varian yang teridentifikasi akan hadir dengan kombinasi RAM 4GB dan penyimpanan internal sebesar 256GB. Kapasitas penyimpanan yang besar ini berpotensi menjadi nilai jual yang menarik, terutama untuk segmen entry-level.
Perkiraan Peluncuran dan Posisi Pasar
Dengan selesainya proses sertifikasi, peluncuran Infinix Hot 70 di pasar Indonesia tampaknya semakin dekat. Kehadiran sertifikasi SDPPI secara khusus menjadi penanda kuat bahwa perangkat ini memang ditujukan untuk pasar lokal. Kemunculan varian reguler ini menyusul debut varian Pro yang telah lebih dulu beredar.
Namun, informasi mengenai detail chipset, layar, dan konfigurasi kamera masih belum terungkap. Tanpa rincian tersebut, sulit untuk mengukur tingkat persaingan perangkat ini dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya. Seperti banyak perangkat di segmen ini, daya tarik utama Infinix Hot 70 pada akhirnya akan sangat bergantung pada keseimbangan antara harga yang ditawarkan dan spesifikasi yang dihadirkan saat peluncuran resminya nanti.
Perangkat yang telah mengantongi sertifikasi FCC dan SDPPI ini diharapkan dapat memberikan pilihan baru bagi konsumen di Indonesia yang mencari smartphone dengan spesifikasi mumpuni di segmen harga yang kompetitif.






