Memilih smartphone di segmen harga Rp 3 jutaan kini semakin menantang dengan banyaknya pilihan menarik yang hadir di pasar. Dua nama yang kerap menjadi sorotan adalah Infinix Note Edge dan iQOO Z10R. Keduanya menawarkan spesifikasi yang menggiurkan dengan banderol harga yang bersaing, menjadikannya pilihan sulit bagi konsumen. Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan Infinix Note Edge dan iQOO Z10R untuk membantu Anda menentukan mana yang lebih worth it di kantong dan kebutuhan Anda.
Infinix Note Edge, yang resmi meluncur pada Januari 2026, hadir dengan desain ramping berketebalan 7,2 mm dan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.5K yang melengkung. Ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7100, ponsel ini menjanjikan performa tangguh untuk penggunaan sehari-hari maupun gaming ringan. Sementara itu, iQOO Z10R, yang telah hadir sebelumnya pada Oktober 2025, juga menawarkan paket menarik dengan layar AMOLED 6,77 inci, chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo, dan baterai berkapasitas besar 6.500 mAh. Dengan rentang harga yang serupa, persaingan antara kedua perangkat ini dipastikan sengit.
Desain dan Layar: Estetika Premium di Kelas Menengah
Infinix Note Edge menonjolkan desainnya yang sangat tipis, hanya 7,2 mm, sebuah pencapaian impresif mengingat kapasitas baterainya yang besar. Desain 3D curved display memberikan kesan premium dan nyaman digenggam, dilapisi Corning Gorilla Glass 7i. Layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1208 x 2644 piksel dan refresh rate 120 Hz menawarkan pengalaman visual yang mulus dan detail. Kecerahan puncaknya yang mencapai 4500 nits juga memastikan keterbacaan yang baik di bawah sinar matahari.
Di sisi lain, iQOO Z10R juga tidak kalah menarik. Ponsel ini mengusung layar AMOLED 6,77 inci dengan resolusi 2392 x 1080 piksel dan refresh rate 120 Hz. Dengan tingkat kecerahan puncak 3000 nits dan rasio kontras 8000000:1, layarnya mampu menyajikan warna yang tajam dan akurat. Meskipun sedikit lebih tebal (sekitar 7,59 mm) dan sedikit lebih berat dibanding Infinix Note Edge, iQOO Z10R tetap menawarkan desain yang ergonomis dengan punch-hole display yang minimalis.
Performa: Duel Chipset Menengah yang Powerful
Di sektor dapur pacu, Infinix Note Edge mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7100 yang dibuat dengan proses fabrikasi 6nm. Chipset ini didukung oleh konfigurasi RAM 8 GB dengan opsi penyimpanan internal 128 GB atau 256 GB. Performa yang dihasilkan cukup mumpuni untuk menjalankan aplikasi sehari-hari, multitasking, hingga bermain game dengan pengaturan grafis menengah. Sistem operasinya menggunakan Android 16 dengan antarmuka XOS 16.
Sementara itu, iQOO Z10R dibekali MediaTek Dimensity 7360-Turbo, sebuah chipset yang diklaim lebih bertenaga berkat proses fabrikasi 4nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM 8 GB dan pilihan penyimpanan 128 GB atau 256 GB. Dalam pengujian, Dimensity 7360 Turbo menunjukkan performa yang lebih unggul dalam beban kerja berat, multitasking, dan pemrosesan grafis dibandingkan Dimensity 7100. iQOO Z10R berjalan pada sistem operasi Android dengan antarmuka khas iQOO.
Kamera: Menangkap Momen dengan Kualitas Baik
Infinix Note Edge dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor berukuran 1/2 inci dan pixel 0,8 μm. Kamera ini mampu menghasilkan foto yang detail dan baik dalam kondisi pencahayaan yang memadai. Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, tersedia kamera depan 13 MP.
iQOO Z10R menawarkan konfigurasi kamera belakang yang sedikit berbeda, yaitu 50 MP + 2 MP (kemungkinan ultrawide atau sensor kedalaman). Kamera depannya dikabarkan memiliki resolusi 32 MP, yang menawarkan keunggulan dalam hal detail dan kualitas foto selfie dibandingkan Infinix Note Edge. Beberapa ulasan menyebutkan bahwa iQOO Z10R mampu menghasilkan foto yang cakep, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Namun, perlu dicatat bahwa iQOO Z10R tidak dibekali kamera ultrawide terpisah dalam beberapa varian.
Baterai dan Pengisian Daya: Daya Tahan Sepanjang Hari
Salah satu keunggulan utama Infinix Note Edge adalah baterai berkapasitas 6.500 mAh. Kapasitas besar ini, dikombinasikan dengan efisiensi chipset Dimensity 7100, memastikan daya tahan yang luar biasa, bahkan untuk penggunaan berat sepanjang hari. Pengisian daya didukung oleh fast charging 45 watt, yang memungkinkan pengisian daya penuh dalam waktu yang relatif singkat.
iQOO Z10R tidak kalah dalam urusan baterai, hadir dengan kapasitas 6.500 mAh yang juga didukung teknologi fast charging 90 W FlashCharge. Kecepatan pengisian daya ini jelas menjadi keunggulan signifikan dibandingkan Infinix Note Edge. Selain itu, iQOO Z10R juga mendukung bypass charging, yang memungkinkan ponsel tetap digunakan saat bermain game tanpa membebani baterai.
Fitur Tambahan dan Kesimpulan
Kedua ponsel ini juga menawarkan fitur-fitur pendukung yang menarik. Infinix Note Edge dilengkapi dengan stereo speakers yang disetel oleh JBL, sertifikasi IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air, serta sensor sidik jari di dalam layar.
iQOO Z10R juga tidak ketinggalan, menawarkan stereo speakers, dukungan NFC, dan sertifikasi IP68/69. Beberapa varian iQOO Z10R juga dilaporkan memiliki fitur AI Aura Light yang unik.
Dalam pertarungan 3 jutaan ini, Infinix Note Edge unggul dalam hal desain yang sangat tipis, layar dengan kecerahan puncak lebih tinggi, dan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar (meskipun pengisian dayanya lebih lambat). Di sisi lain, iQOO Z10R menawarkan performa chipset yang lebih kencang berkat Dimensity 7360-Turbo, pengisian daya yang jauh lebih cepat (90W), potensi kamera depan yang lebih baik, dan sertifikasi IP yang lebih tinggi.
Jika prioritas utama Anda adalah desain ramping, layar yang sangat cerah, dan daya tahan baterai ekstrem, Infinix Note Edge bisa menjadi pilihan. Namun, jika performa gaming yang lebih kencang, kecepatan pengisian daya super cepat, dan fitur kamera yang lebih superior menjadi pertimbangan utama, iQOO Z10R tampaknya lebih unggul. Keduanya menawarkan nilai yang sangat baik di kelas harganya, namun iQOO Z10R sedikit lebih menonjol dalam hal performa dan kecepatan pengisian daya.






