Xiaomi 17 Ultra berhasil menembus enam besar dalam daftar peringkat kamera ponsel global versi DxOMark, dengan mengoleksi total skor 166 poin. Pencapaian ini menempatkan Xiaomi 17 Ultra di atas beberapa perangkat unggulan lainnya, termasuk iPhone 16 Pro Max. Peringkat ini sekaligus menegaskan kualitas fotografi yang ditawarkan oleh smartphone terbaru dari Xiaomi tersebut.
Menurut laporan DxOMark yang dirilis pada 14 Februari 2026, Xiaomi 17 Ultra dinilai menawarkan fotografi yang seimbang di berbagai rentang fokus, mulai dari bidikan ultra-wide hingga zoom telefoto, dengan performa yang konsisten. Penilaian tersebut juga menyoroti paparan subjek yang alami, detail yang kaya, serta keseimbangan putih yang stabil dalam berbagai skenario pengambilan gambar. Reproduksi warna yang akurat dan minimnya noise, bahkan dalam kondisi minim cahaya, turut menjadi poin positif yang dicatat oleh DxOMark.
Performa Kamera Xiaomi 17 Ultra
Perangkat keras menjadi salah satu faktor kunci di balik performa kamera Xiaomi 17 Ultra. Ponsel ini dibekali dengan kamera utama 50MP dengan aperture f/1.7, panjang fokus 23mm, autofokus dual-pixel phase detection, dan stabilisasi gambar optik (OIS). Selain itu, terdapat pula kamera ultra-wide 50MP pada f/2.2 dengan panjang fokus 14mm, dan yang paling menonjol adalah lensa telefoto 200MP.

Lensa telefoto ini menawarkan aperture variabel f/2.4–3.0, panjang fokus 75–100mm, PDAF, OIS, serta kemampuan zoom optik dari 3,2x hingga 4,3x. DxOMark memberikan skor 170 poin untuk performa foto secara keseluruhan. Rinciannya, kamera utama memperoleh 171 poin, mode bokeh 175 poin, kamera ultra-wide 160 poin, dan lensa zoom 169 poin. Performa telefoto dinilai sangat baik, menghasilkan detail yang kuat pada jarak fokus yang lebih jauh dan pemisahan latar belakang yang alami pada foto potret.
Keterbatasan pada Sektor Video
Meskipun unggul dalam fotografi, sektor video pada Xiaomi 17 Ultra menunjukkan beberapa keterbatasan. Skor video keseluruhan berada di angka 157 poin. Performa video dari kamera utama mencetak 164 poin, sementara hasil video dari kamera ultra-wide dan telefoto berada di bawahnya, masing-masing memperoleh 144 dan 132 poin. DxOMark mencatat bahwa meskipun kecerahan dan eksposur umumnya baik di dalam maupun di luar ruangan, performa video dalam kondisi cahaya rendah masih menghadapi tantangan dibandingkan perangkat terbaik di kelasnya. Transisi zoom saat perekaman video juga teridentifikasi dapat terlihat jelas.

Selain itu, terdapat beberapa kekurangan lain seperti foto grup yang terkadang membuat subjek di latar depan tampak sedikit buram. Hal ini disebabkan oleh kedalaman bidang yang dangkal dari kamera utama 50MP dengan sensor besar. Meskipun tekstur dan noise seimbang dalam foto, video dalam kondisi cahaya rendah tidak mempertahankan konsistensi yang sama. Dengan skor total 166 poin, Xiaomi 17 Ultra menempati posisi keenam, sejajar dengan OPPO Find X9 Pro, dan berhasil mengungguli Honor Magic 8 Pro, Google Pixel 10 Pro XL, serta iPhone 16 Pro Max.
Posisi di Papan Peringkat
Dalam persaingan di papan peringkat DxOMark, Xiaomi 17 Ultra tidak berhasil mengungguli Huawei Pura 80 Ultra yang berada di puncak. Namun, pencapaian ini tetap signifikan bagi Xiaomi, menunjukkan peningkatan yang substansial dibandingkan pendahulunya, Xiaomi 15 Ultra. Peringkat keenam ini menempatkan Xiaomi 17 Ultra di antara jajaran ponsel dengan kamera terbaik di pasaran saat ini, sebuah bukti komitmen Xiaomi dalam inovasi teknologi pencitraan seluler.






