Berita

Longsor Cisarua: Alat Berat Dikerahkan, BNPB Ungkap Kendala Tanah Labil dalam Pencarian Korban

Advertisement

Pencarian puluhan korban hilang akibat bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Tim SAR gabungan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa kondisi tanah yang labil menjadi kendala utama dalam upaya pencarian.

“Pengerahan alat berat juga telah dilakukan, namun kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian,” ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026). Operasi pencarian ini telah memasuki hari ketiga sejak longsor melanda wilayah tersebut.

BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi terkait masih terus melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak. Berdasarkan laporan yang diterima, petugas evakuasi telah menemukan 11 jenazah korban di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Advertisement

Sementara itu, sebanyak 79 warga lainnya dilaporkan masih hilang. Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyatakan bahwa hingga Minggu pagi, total korban yang ditemukan mencapai 11 jenazah, 23 orang selamat, dan 79 lainnya masih dalam pencarian. “Jadi sampai pagi hari ini, laporan yang kita terima itu ada 11 yang ditemukan, 23 selamat, dan 79 masih dicari,” kata AKBP Niko N. Adi Putra, dilansir dari detikJabar.

Tujuh jenazah dari total yang ditemukan telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar. Proses identifikasi ini melibatkan tenaga medis, forensik, serta dukungan teknologi mutakhir untuk memastikan keakuratan dan menjaga aspek kemanusiaan dalam penanganan korban.

Advertisement