Media Sosial

Meta Uji Coba Instagram Plus, Bisa Intip Story Tanpa Ketahuan

Advertisement

Meta dilaporkan tengah menguji coba layanan langganan berbayar baru untuk Instagram yang diberi nama “Instagram Plus”. Pengujian ini bertujuan untuk menawarkan fitur-fitur eksklusif kepada pengguna, termasuk kemampuan untuk melihat Instagram Story tanpa terdeteksi oleh pengunggahnya. Uji coba ini telah terlihat di beberapa negara, termasuk Filipina dan Meksiko, dalam beberapa hari terakhir.

Fitur-fitur yang ditawarkan dalam langganan Instagram Plus ini sebagian besar berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna dalam menggunakan fitur Story. Salah satu daya tarik utamanya adalah kemampuan untuk “mengintip” Story orang lain tanpa nama pengguna muncul dalam daftar penonton. Selain itu, pengguna juga dapat melihat berapa kali Story mereka ditonton ulang dan mencari daftar penonton untuk mengetahui siapa saja yang telah melihat konten mereka.

Fitur Unggulan Instagram Plus

Bagi para kreator konten, Instagram Plus menghadirkan beberapa keuntungan tambahan. Pengguna dapat memperpanjang durasi Story mereka hingga 48 jam, memberikan kesempatan lebih luas bagi pengikut untuk melihatnya. Ada pula fitur “spotlight” yang memungkinkan pengguna menyorot satu Story setiap minggu untuk mendapatkan lebih banyak perhatian. Fitur “Super Hearts” juga ditambahkan, memungkinkan reaksi yang lebih ekspresif terhadap Story.

​Fitur Instagram Plus mendapatkan beberapa keuntungan, salah satunya dapat memperpanjang durasi Story mereka hingga 48 jam. Foto: Mashable
​Fitur Instagram Plus mendapatkan beberapa keuntungan, salah satunya dapat memperpanjang durasi Story mereka hingga 48 jam. Foto: Mashable

Selain itu, langganan ini memungkinkan pembuatan daftar audiens kustom untuk postingan Story, yang lebih fleksibel daripada fitur “Close Friends” yang sudah ada. Pengguna juga dapat mencari daftar penonton Story mereka tanpa harus menggulir secara manual.

Strategi Monetisasi Meta

Langkah Meta untuk menguji coba layanan langganan berbayar ini sejalan dengan strategi monetisasi yang lebih luas di seluruh platformnya. Perusahaan teknologi raksasa ini sebelumnya telah mengonfirmasi rencana untuk menguji coba jenis langganan baru, termasuk yang berfokus pada fitur kecerdasan buatan (AI). Meta juga telah lebih agresif mempromosikan langganan “Meta Verified” yang menawarkan tanda centang biru, perlindungan dari peniruan identitas, dan dukungan yang ditingkatkan, meskipun ditargetkan untuk kreator dan bisnis.

Advertisement

Model langganan ini tampaknya terinspirasi oleh kesuksesan layanan serupa seperti Snapchat Plus, yang telah mengumpulkan jutaan pelanggan dan menjadi pendorong pendapatan non-iklan yang signifikan bagi perusahaan. Instagram Plus diposisikan sebagai layanan yang lebih ramah konsumen dengan harga yang relatif terjangkau. Di Filipina, langganan ini dibanderol sekitar 65 PHP (sekitar Rp17.000), sementara di Meksiko sekitar 39 MXN (sekitar Rp37.000) per bulan. Meta juga menawarkan uji coba gratis selama satu bulan untuk calon pengguna.

Perbedaan dengan Meta Verified

Penting untuk membedakan Instagram Plus dengan Meta Verified. Jika Meta Verified lebih ditujukan untuk kreator dan bisnis dengan penawaran seperti lencana verifikasi dan perlindungan peniruan identitas, Instagram Plus dirancang untuk pengguna umum yang mencari fungsi tambahan dalam pengalaman sehari-hari mereka di platform.

Meta menyatakan bahwa pengujian ini bertujuan untuk memahami fitur premium apa yang paling bernilai bagi pengguna. “Harapan kami dari pengujian ini adalah untuk memahami apa yang paling berharga bagi orang-orang dalam rangkaian fitur premium,” ujar juru bicara Meta. Perusahaan menegaskan bahwa pengalaman inti Instagram akan tetap gratis bagi semua pengguna.

Pengembangan ini menunjukkan pergeseran strategis Meta dalam mencari sumber pendapatan baru di luar model bisnis iklan yang dominan. Diversifikasi pendapatan ini menjadi krusial di tengah tekanan regulasi dan persaingan yang semakin ketat di industri media sosial.

Advertisement