Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Downing Street Nomor 10, London, Inggris. Momen menarik perhatian terjadi saat kedatangan Prabowo disambut oleh Larry the Cat, kucing yang dijuluki ‘Chief Mouser to the Cabinet Office’ sejak 2011.
Dikutip dari Biro Pers Istana, Rabu (21/1/2026), pertemuan antara Prabowo dan Starmer berlangsung pada Selasa (20/1). Saat kedua pemimpin negara tersebut berbincang singkat di depan gerbang, Larry terlihat berjalan seolah menyambut kedatangan mereka. Kucing berbulu kombinasi abu-abu dan putih itu tampak bebas berkeliling di area Downing Street. Starmer bahkan terlihat menunjuk dan membicarakan Larry kepada Prabowo.
Setelah momen singkat tersebut, Prabowo dan Starmer melanjutkan pertemuan di ‘white room’. Kehadiran Larry the Cat saat menyambut kedatangan Presiden Prabowo di Downing Street London, Inggris, diabadikan oleh Muchlis Jr dari Biro Pers Sekretariat Presiden.
Sejarah Larry the Cat di Kantor Perdana Menteri Inggris
Larry merupakan kucing domestik yang pertama kali diadopsi oleh staf Kantor Perdana Menteri Inggris pada tahun 2011. Awalnya, Larry dipelihara untuk keluarga PM David Cameron. Pada tahun 2016, di akhir masa pemerintahan PM Cameron, Larry dinyatakan sebagai ‘PNS’ (Pegawai Negeri Sipil) sehingga tetap bertugas di Kantor Perdana Menteri hingga kini.
Perjumpaan dengan Pemimpin Universitas Inggris
Kehadiran Larry juga sempat menjadi topik pembicaraan dalam forum pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah pemimpin universitas Inggris. UK Government International Education Champion, Sir Steve Smith, sempat berkomentar, “Sepertinya mereka berpikir Anda akan membawa kucing Anda, Bobby. Tapi saya rasa Anda baru saja bertemu dengan Larry.” Presiden Prabowo menanggapi dengan nada bercanda, “Saya lihat dia, tapi dia tidak begitu melihat saya.”
Perjumpaan singkat dengan Larry the Cat memberikan warna tersendiri dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo. Kehadiran ‘penghuni tetap’ Kantor Perdana Menteri Inggris ini tidak hanya menciptakan suasana hangat dan bersahabat, tetapi juga memperkaya catatan diplomasi dengan sentuhan ringan yang mencerminkan kedekatan, keakraban, serta semangat persahabatan antara Indonesia dan Inggris.






