Gadget Smartphone

Naik 16%, Apple Raih Rekor Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa Berkat iPhone 17 Series

Advertisement

Apple Inc. mengumumkan laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026 yang berakhir pada 27 Desember 2025, mencatat pencapaian bersejarah dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa sebesar 143,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.412 triliun. Kinerja gemilang ini merupakan peningkatan sebesar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar. Laba per saham terdilusi juga mencatatkan rekor baru, mencapai 2,84 dollar AS, naik 19 persen secara tahunan.

Pencapaian luar biasa ini sebagian besar didorong oleh performa penjualan lini iPhone, yang secara khusus ditopang oleh seri iPhone 17. CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa permintaan iPhone pada kuartal ini “mengejutkan” dan melebihi ekspektasi internal perusahaan. Ia menambahkan bahwa iPhone 17 Series merupakan keluarga iPhone paling laris dan populer yang pernah ada. Pendapatan dari penjualan iPhone saja mencapai 85,2 miliar dollar AS, melonjak 23 persen dari tahun sebelumnya, memecahkan rekor lama yang tercatat pada kuartal pertama fiskal 2022.

iPhone 17 Series Ungguli Ekspektasi

Seri iPhone 17 terbukti menjadi mesin utama pertumbuhan Apple di kuartal ini. Permintaan yang tinggi ini membuat Apple memasuki fase “supply chase mode”, di mana perusahaan harus terus berupaya mengejar ketersediaan stok dan pasokan komponen untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Menurut laporan dari Counterpoint Research, pertumbuhan Apple didorong oleh siklus peningkatan yang pesat pada seri iPhone 17, ditambah dengan peningkatan harga jual rata-rata (ASP) di berbagai wilayah karena versi Pro mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar.

Ilustrasi Apple Inc. Foto: Getty Images Justin Sullivan
Ilustrasi Apple Inc. Foto: Getty Images Justin Sullivan

Lonjakan penjualan iPhone terjadi secara merata di berbagai wilayah geografis, termasuk China, Eropa, Amerika, Jepang, dan India. Khususnya di India, Apple mencatat rekor penjualan kuartalan iPhone tertinggi sepanjang sejarahnya di negara tersebut. Di China, antusiasme konsumen terhadap iPhone 17, yang diluncurkan pada September 2025, mendorong lonjakan penjualan sebesar 38 persen, mencapai 25,53 miliar dollar AS.

Advertisement

Layanan Digital Penguat Pendapatan

Selain kesuksesan lini iPhone, segmen layanan digital Apple juga mencetak rekor pendapatan sepanjang masa, menyumbang 30 miliar dollar AS. Layanan ini mencakup App Store, layanan cloud, langganan musik digital, dan lainnya, yang turut mendiversifikasi sumber pendapatan perusahaan. Pertumbuhan basis perangkat aktif Apple yang kini telah melampaui 2,5 miliar unit di seluruh dunia juga menjadi faktor kunci yang mendukung angka pendapatan dan loyalitas pengguna terhadap ekosistem Apple.

Meskipun bisnis iPhone dan layanan menunjukkan kinerja impresif, beberapa kategori lain seperti Mac mengalami penurunan pendapatan. Pendapatan dari Mac tercatat 8,3 miliar dollar AS, turun dari periode sebelumnya. Demikian pula, penjualan perangkat wearable dan aksesori, termasuk Apple Watch dan AirPods, mengalami penurunan tipis sekitar 3 persen.

Secara keseluruhan, kinerja keuangan Apple pada kuartal pertama fiskal 2026 menegaskan kembali posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar teknologi global, dengan iPhone sebagai mesin uang utama yang terus menopang pertumbuhan pendapatan secara signifikan.

Advertisement