Smartphone

Pengguna Keluhkan Kualitas Layar Samsung Galaxy S26 Ultra, Penjualan Terancam Turun

Advertisement

Samsung Galaxy S26 Ultra menghadapi kritik tajam terkait kualitas layarnya, yang berpotensi mengancam minat konsumen dan penjualannya. Fitur baru “Privacy Display” yang dirancang untuk melindungi privasi pengguna dari pengintai justru dilaporkan menimbulkan masalah visual dan ketidaknyamanan bagi sebagian pengguna. Hal ini menyebabkan keraguan di kalangan calon pembeli, dengan sebagian besar menyatakan tidak berencana membeli ponsel tersebut karena masalah layar ini.

Menurut survei yang dilakukan oleh PhoneArena, lebih dari 36 persen responden menyatakan tidak akan membeli Galaxy S26 Ultra karena masalah pada layarnya. Keluhan umum meliputi tampilan yang kurang halus, rasa tidak nyaman di mata setelah penggunaan singkat, hingga teks yang terlihat kabur. Beberapa pengguna bahkan melaporkan pengalaman negatif seperti sakit kepala dan mual akibat penggunaan fitur Privacy Display, mendorong sebagian untuk mengembalikan perangkat mereka.

Dampak Fitur Privacy Display

Fitur Privacy Display pada Samsung Galaxy S26 Ultra menggunakan teknologi layar yang secara fisik membatasi sudut pandang, sehingga menyulitkan orang lain untuk mengintip layar dari samping. Namun, implementasi awal fitur ini dilaporkan membawa kompromi yang signifikan. Samsung sendiri telah mengakui adanya “variasi” pada kualitas layar ketika dilihat dari sudut tertentu atau pada kecerahan maksimum, meskipun mereka mengklaim dampaknya pada penggunaan sehari-hari seharusnya “dapat diabaikan”.

Privacy Display Pada Samsung Galaxy S26 Ultra. Foto: Mashable
Privacy Display Pada Samsung Galaxy S26 Ultra. Foto: Mashable

Uji laboratorium menunjukkan bahwa layar Galaxy S26 Ultra sedikit lebih redup dibandingkan pendahulunya, Galaxy S25 Ultra, bahkan ketika fitur Privacy Display dimatikan. Perbedaan ini menjadi lebih kentara saat Privacy Display diaktifkan, di mana kecerahan layar semakin berkurang dan kontras tampak menurun. Beberapa laporan menyebutkan bahwa struktur piksel pada panel S26 Ultra berbeda secara drastis saat fitur ini aktif, yang mungkin menjadi penyebab teks terlihat kurang tajam dan terkadang berwarna kabur (color fringing).

Tanggapan Pengguna dan Analis

Di forum daring seperti Reddit dan komunitas Samsung, keluhan mengenai kualitas layar ini cukup banyak bermunculan. Beberapa pengguna melaporkan bahwa mereka merasakan iritasi mata dan kelelahan setelah menggunakan S26 Ultra, yang kemudian mereda ketika beralih kembali ke S25 Ultra. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa teknologi layar baru ini mungkin berdampak pada fungsi PWM dimming, yang dapat menyebabkan ketegangan mata dan sakit kepala.

Perbedaan kecerahan pada dua perangkat Samsung Galaxy S26 Ultra. Foto: Future
Perbedaan kecerahan pada dua perangkat Samsung Galaxy S26 Ultra. Foto: Future

Meskipun Samsung berupaya meyakinkan bahwa dampak fitur Privacy Display pada penggunaan normal dapat diabaikan, banyak pengguna yang tidak setuju. Mereka menganggap penurunan kualitas visual ini sebagai langkah mundur dibandingkan generasi sebelumnya. Beberapa analis teknologi juga berpendapat bahwa fitur generasi pertama seperti Privacy Display seringkali memiliki masalah yang perlu diperbaiki di masa mendatang. Ada spekulasi bahwa Samsung mungkin akan memperbaiki masalah ini pada model Galaxy berikutnya atau bahkan mempertimbangkan untuk menghilangkan fitur tersebut jika terbukti lebih banyak menimbulkan masalah daripada manfaat.

Advertisement

Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy S26 Ultra menawarkan peningkatan pada sektor kamera, performa chip, dan kecepatan pengisian daya. Namun, isu pada layar ini menjadi catatan penting. Layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6.9 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 2.600 nits masih menawarkan kualitas visual yang baik dalam banyak aspek. Akan tetapi, perbandingan langsung dengan Galaxy S25 Ultra menunjukkan bahwa layar generasi baru ini memang sedikit kalah dalam hal kecerahan dan sudut pandang, terutama ketika fitur Privacy Display diaktifkan.

Bagi sebagian pengguna, manfaat privasi yang ditawarkan oleh fitur ini mungkin sepadan dengan kompromi pada kualitas visual. Namun, bagi yang lain, terutama mereka yang memprioritaskan keunggulan layar dan kenyamanan visual, masalah ini bisa menjadi faktor penentu untuk tidak membeli Galaxy S26 Ultra. Samsung diharapkan akan terus memantau umpan balik pengguna dan mencari solusi untuk meningkatkan pengalaman layar pada pembaruan perangkat lunak di masa mendatang.

</article>

Advertisement