Apple diprediksi akan meluncurkan iPhone 18 Pro pada September 2026 dengan serangkaian peningkatan signifikan, termasuk pengecilan ukuran Dynamic Island dan pengenalan teknologi kamera variable aperture (apertur variabel). Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan kemampuan fotografi pada perangkat andalan terbaru mereka.
Menurut laporan terbaru dari analis Jeff Pu yang dikutip oleh MacRumors, iPhone 18 Pro akan mengintegrasikan komponen Face ID di bawah layar. Langkah ini memungkinkan Apple untuk mengurangi ukuran Dynamic Island secara drastis, memberikan rasio layar-ke-bodi yang lebih tinggi dan tampilan yang lebih bersih. Perubahan desain ini menandai evolusi dari Dynamic Island yang diperkenalkan pada iPhone 14 Pro, yang ukurannya belum berubah sejak peluncurannya pada tahun 2022.
Peningkatan Kamera dengan Apertur Variabel
Salah satu fitur kamera yang paling dinanti pada iPhone 18 Pro adalah pengadopsian teknologi variable aperture pada sensor utama 48 megapiksel. Teknologi ini memungkinkan kamera untuk menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk ke sensor secara dinamis. Hal ini akan memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna dalam mengatur kedalaman bidang (depth of field) dan mengoptimalkan kualitas gambar dalam berbagai kondisi pencahayaan, baik di lingkungan minim cahaya maupun saat kondisi terang.

Penggunaan variable aperture pada iPhone 18 Pro akan menjadi yang pertama kalinya bagi Apple di lini smartphone mereka. Sebelumnya, model iPhone Pro telah menggunakan apertur tetap, seperti f/1.78 atau f/2.8 pada lensa telephoto. Selain itu, laporan juga menyebutkan adanya potensi peningkatan pada lensa telephoto dengan apertur yang lebih besar, bahkan ada spekulasi mengenai penambahan teleconverter untuk meningkatkan kemampuan zoom.
Performa Ditenagai Chip A20 Pro dan Modem C2
Di sektor performa, iPhone 18 Pro akan ditenagai oleh chip A20 Pro yang dibangun di atas proses manufaktur 2 nanometer (nm) dari TSMC. Lompatan proses dari 3nm pada chip A19 Pro di seri iPhone 17 Pro diharapkan memberikan peningkatan signifikan dalam hal kecepatan CPU, efisiensi daya, dan manajemen termal. Peningkatan efisiensi ini juga berpotensi mendukung daya tahan baterai yang lebih lama dan fitur kecerdasan buatan (AI) di perangkat.

Selain chip A20 Pro, iPhone 18 Pro juga dikabarkan akan mengadopsi modem C2 buatan Apple. Penggunaan modem in-house ini merupakan langkah Apple untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal seperti Qualcomm. Modem C2 diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi daya tetapi juga mendukung konektivitas 5G yang lebih baik, termasuk potensi dukungan mmWave dan konektivitas satelit untuk akses data di area tanpa jangkauan seluler.
Laporan juga mengindikasikan bahwa Apple akan meningkatkan kapasitas RAM pada model Pro menjadi 12GB, yang akan mendukung performa multitasking dan fitur-fitur Apple Intelligence.
Peningkatan Lainnya
Spekulasi lain mengenai iPhone 18 Pro mencakup potensi penambahan warna baru seperti Burgundy, Coffee, dan Purple. Kapasitas baterai juga diperkirakan akan mengalami peningkatan, terutama pada model Pro Max yang dilaporkan bisa mencapai 5.100-5.200 mAh, yang dikombinasikan dengan efisiensi chip baru diharapkan memberikan daya tahan lebih panjang.
Meskipun detail spesifikasi lengkap belum diumumkan secara resmi oleh Apple, bocoran-bocoran ini memberikan gambaran awal mengenai inovasi yang mungkin dihadirkan pada iPhone 18 Pro, yang dijadwalkan rilis pada September 2026.






