Presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London dalam rangkaian pertemuan kenegaraan. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah Inggris menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan 1.500 kapal perikanan di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (20/1/2026) dari London, Inggris. Turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dukungan Strategis untuk Maritim dan Ekonomi
Prabowo merinci bentuk dukungan Inggris, menyatakan, “Di bidang maritim, mereka akan dukung rencana kita untuk membangun, pertama, 1.500 kapal ikan.” Ia menambahkan bahwa pemerintahannya berencana mengucurkan investasi signifikan untuk memajukan industri perikanan demi kesejahteraan nelayan.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh nelayan di Indonesia. “Karena kita mau besar-besaran investasi itu, kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita, kita ingin meningkatkan kualitas hidup nelayan kita, kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat kita,” ujarnya.
Menurut Prabowo, hasil kerja sama antara Indonesia dan Inggris ini memiliki nilai strategis yang tinggi, terutama dalam pengembangan sektor maritim dan ekonomi. “Jadi ini sangat strategis bagi kita, ini sangat akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di bidang maritim,” pungkasnya.






