Samsung diprediksi akan merilis ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 8, pada bulan Juli 2026. Peluncuran ini diharapkan menjadi momen penting dalam persaingan pasar ponsel lipat global, terutama dengan perkiraan kehadiran iPhone Fold dari Apple pada bulan September 2026.
Perkiraan jadwal rilis ini muncul dari berbagai laporan industri dan bocoran yang beredar. Samsung secara tradisional meluncurkan lini Galaxy Z Fold pada pertengahan tahun, dan tahun 2026 diprediksi tidak akan berbeda. Sementara itu, Apple diperkirakan akan memasuki pasar ponsel lipat dengan iPhone Fold di musim gugur, bersamaan dengan peluncuran seri iPhone 18.
Galaxy Z Fold 8 Hadir dengan Desain Baru dan Peningkatan Kinerja
Samsung Galaxy Z Fold 8 dilaporkan akan hadir dengan beberapa pembaruan signifikan. Salah satu yang paling dinanti adalah kemungkinan layar yang nyaris tanpa lipatan berkat teknologi panel OLED baru yang dipamerkan Samsung Display di CES 2026. Panel ini diklaim mampu mengurangi kedalaman lipatan hingga 20% dibandingkan generasi sebelumnya.

Selain itu, bobot perangkat juga diperkirakan akan berkurang. Laporan dari Korea Selatan menyebutkan Galaxy Z Fold 8 akan memiliki berat sekitar 200 gram, lebih ringan dari Galaxy Z Fold 7 yang berbobot 215 gram. Pengurangan bobot ini mungkin mengorbankan dukungan S Pen, yang sebelumnya telah dihilangkan pada Galaxy Z Fold 7.
Dari sisi performa, Galaxy Z Fold 8 kemungkinan akan ditenagai oleh chipset terbaru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5, atau mungkin chipset Exynos generasi terbaru dari Samsung. Kapasitas baterai juga diprediksi meningkat menjadi sekitar 5.000 mAh, naik dari 4.400 mAh pada Galaxy Z Fold 7.
iPhone Fold Siap Menantang Pasar
Kehadiran iPhone Fold dari Apple menjadi salah satu penantian terbesar di industri teknologi. Perangkat ini diperkirakan akan diluncurkan pada September 2026, bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro. Peluncuran ini akan menandai debut Apple di pasar ponsel lipat yang selama ini didominasi oleh Samsung dan produsen lain.

iPhone Fold diprediksi akan mengadopsi desain lipat gaya buku, mirip dengan Galaxy Z Fold, dengan layar luar yang lebih kecil dan layar dalam yang lebih besar saat dibuka. Laporan juga menyebutkan Apple berupaya keras untuk menghilangkan lipatan pada layar, sebuah tantangan yang selama ini dihadapi oleh produsen ponsel lipat.
Spesifikasi yang beredar untuk iPhone Fold mencakup layar lipat 7.8 inci dan layar luar 5.3 inci, ditenagai oleh chip A20 Pro, dan dilengkapi RAM 12GB. Perkiraan harga iPhone Fold berada di kisaran $2.000 hingga $2.500.
Persaingan Sengit di Kategori Ponsel Lipat
Peluncuran Samsung Galaxy Z Fold 8 pada Juli 2026 akan memberikan Samsung keunggulan waktu sebelum Apple meluncurkan iPhone Fold pada September 2026. Samsung juga dilaporkan akan merilis varian “Wide Fold” yang memiliki desain lebih lebar, mirip dengan perkiraan desain iPhone Fold. Varian Wide Fold ini diproyeksikan akan diproduksi sebanyak satu juta unit, menunjukkan ambisi Samsung di segmen ini.
Selain Galaxy Z Fold 8, Samsung juga diperkirakan akan meluncurkan Galaxy Z Flip 8 pada waktu yang bersamaan. Ketiga perangkat lipat ini diharapkan akan memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin pasar sebelum Apple benar-benar memasuki arena ponsel lipat.
Perang ponsel lipat tahun 2026 diprediksi akan semakin sengit. Dengan inovasi yang terus berkembang dari Samsung dan masuknya pemain besar seperti Apple, konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan perangkat canggih dengan teknologi lipat yang semakin matang.






