Kasus kematian selebgram Lula Lahfah yang ditemukan di apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026) malam masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.
Penyelidikan Berjalan, Tunggu Hasil Laboratorium
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa tim penyelidik dari Polsek Kebayoran Baru dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestro Jakarta Selatan tengah fokus pada pendalaman sebab kematian korban. “Saat ini penyelidik dari Polsek Kebayoran Baru dan Satreskrim Polrestro Jaksel masih mendalami sebab kematian, pemeriksaan saksi-saksi serta analisis barang bukti yang ada,” ujar Budi saat dihubungi pada Minggu (25/1/2026).
Budi menambahkan bahwa sejauh ini tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula. Proses penyelidikan masih terus berjalan, dan polisi masih menunggu hasil uji laboratorium dari berbagai barang bukti yang telah ditemukan untuk menentukan arah kasus ini.
“Secara umum keterangan dokter yang meriksa luar jenazah tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Nanti setelah hasil uji laboratorium terhadap barang bukti dan lain-lain akan kami sampaikan ke publik,” terang Budi.
Temuan Obat dan Surat Rawat Jalan di Apartemen
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan di apartemen Lula Lahfah yang berlokasi di lantai 25, Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Temuan ini terjadi pada Jumat (23/1) malam sekitar pukul 18.44 WIB.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, seperti dilansir Antara pada Sabtu (24/1), mengonfirmasi temuan tersebut. “Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” kata Murodih.
Lula ditemukan dalam posisi telentang di kasur apartemennya, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam. Polisi menegaskan kembali bahwa tidak ada tanda kekerasan yang terlihat pada tubuh jenazah.
Saat ini, jenazah selebgram Lula Lahfah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur.






