Kehadiran ponsel flagship terbaru dari Vivo, yakni seri X300 Ultra, semakin mendekati kenyataan. Perangkat ini baru saja dilaporkan telah lolos sertifikasi SDPPI di Indonesia, yang secara resmi mengonfirmasi nama dan nomor modelnya, yaitu V2562 untuk X300 Ultra dan V2537 untuk X300 FE. Langkah ini merupakan salah satu tahapan akhir sebelum perangkat tersebut diluncurkan secara komersial, menandakan kesiapan Vivo untuk merilisnya di pasar global.
Sertifikasi yang diperoleh pada tanggal 25 Februari 2026 ini menjadi bukti kuat bahwa Vivo X300 Ultra tidak akan terbatas hanya di pasar Tiongkok, seperti pendahulunya, Vivo X200 Ultra, yang hanya dirilis di Tiongkok tahun lalu. Kehadiran sertifikasi di Indonesia mengindikasikan bahwa Vivo berencana untuk memperluas jangkauan peluncuran globalnya, mencakup wilayah Asia Tenggara dan kemungkinan besar pasar Eropa.
Detail Spesifikasi Vivo X300 Ultra
Meskipun sertifikasi tersebut tidak merinci semua spesifikasi teknis, beberapa bocoran informasi dari berbagai sumber sebelumnya telah memberikan gambaran mengenai kemampuan perangkat ini. Vivo X300 Ultra diprediksi akan tampil sebagai model yang lebih besar dan berfokus pada kemampuan fotografi kelas atas. Perangkat ini diperkirakan akan mengusung layar datar LTPO OLED berukuran 6,82 inci dengan resolusi 2K, yang menawarkan visual tajam dan detail yang memukau. Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate yang adaptif, sehingga hemat daya dan mulus saat digunakan.

Di sektor performa, X300 Ultra dikabarkan akan ditenagai oleh chipset terbaru Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini diharapkan memberikan peningkatan signifikan dalam hal kecepatan pemrosesan, efisiensi daya, dan kemampuan kecerdasan buatan (AI). Performa tinggi ini akan didukung oleh baterai berkapasitas besar, yaitu 7.000mAh, yang diklaim mampu bertahan seharian penuh untuk penggunaan intensif. Selain itu, Vivo juga menyematkan dukungan pengisian daya cepat kabel 100W, yang memungkinkan pengisian daya baterai dalam waktu singkat.
Fokus pada Fotografi Canggih
Salah satu aspek yang paling ditunggu dari Vivo X300 Ultra adalah kapabilitas kameranya. Laporan menyebutkan bahwa ponsel ini akan dilengkapi dengan setup kamera belakang yang sangat mumpuni, termasuk sensor utama beresolusi 200MP, lensa ultrawide 50MP, dan kamera periskop telephoto yang juga beresolusi 200MP. Konfigurasi ini menjanjikan hasil foto dengan detail luar biasa, kemampuan zoom yang impresif, dan fleksibilitas dalam berbagai skenario pemotretan.
Lebih menarik lagi, ada rumor yang mengindikasikan bahwa Vivo X300 Ultra mungkin akan hadir dengan kit teleconverter lensa ganda yang dapat dipasang. Kit ini dikabarkan mencakup lensa prime fixed-focus 400mm dan dukungan untuk panjang fokus 200mm. Jika benar, ini akan menjadi fitur pertama di industri smartphone yang menawarkan kemampuan zoom optik setara kamera profesional, menjawab tren kit fotografi yang semakin populer di kalangan ponsel flagship.
Vivo X300 FE Sebagai Varian Alternatif
Bersamaan dengan X300 Ultra, sertifikasi SDPPI juga mengonfirmasi kehadiran Vivo X300 FE dengan nomor model V2537. Perangkat ini diperkirakan akan menjadi alternatif yang lebih kecil dan terjangkau. Beberapa laporan menyebutkan bahwa X300 FE bisa jadi merupakan versi global dari Vivo S50 Pro Mini yang sebelumnya telah dirilis di Tiongkok. Spesifikasi yang bocor untuk X300 FE mencakup chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar 1.5K OLED 6,31 inci, kamera utama 50MP, dan baterai 6.500mAh dengan pengisian daya cepat 90W.
Dengan selesainya proses sertifikasi di Indonesia, peluncuran global Vivo X300 Ultra dan X300 FE tampaknya sudah di depan mata. Penggemar teknologi, khususnya pecinta fotografi mobile, patut menantikan pengumuman resmi dari Vivo untuk mengetahui detail lengkap serta ketersediaan kedua perangkat ini di pasar.






