Samsung Galaxy S26 Ultra membawa peningkatan signifikan pada fitur Audio Eraser, sebuah alat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kini dapat berfungsi di berbagai aplikasi pihak ketiga. Sebelumnya, fitur ini hanya terbatas pada aplikasi bawaan Samsung, namun dengan pembaruan pada One UI 8.5, pengguna kini dapat menikmati audio yang lebih jernih di platform seperti YouTube, Netflix, Instagram, dan TikTok secara langsung. Peningkatan ini menjadikan Audio Eraser salah satu fitur AI paling praktis di seri Galaxy S26.
Fitur Audio Eraser pada Galaxy S26 Ultra memungkinkan pengguna untuk menghilangkan suara latar yang mengganggu, seperti keramaian penonton, suara angin, atau kebisingan lainnya, dari rekaman audio maupun video. Dengan pembaruan ini, kemampuan tersebut kini meluas ke konten yang diputar melalui aplikasi streaming atau media sosial. Hal ini memberikan solusi instan bagi pengguna yang seringkali merasa terganggu oleh suara percakapan yang tenggelam oleh musik atau efek suara yang keras, terutama saat menonton film atau video di platform populer.
Kemampuan Baru Audio Eraser di Galaxy S26 Ultra
Berbeda dari generasi sebelumnya, Audio Eraser di Galaxy S26 Ultra tidak lagi membatasi pengguna pada aplikasi Samsung Gallery atau Voice Recorder. Pembaruan pada One UI 8.5 memungkinkan fitur ini diaktifkan melalui panel pengaturan cepat (quick toggle) saat konten sedang diputar di aplikasi yang didukung. Pengguna dapat menyesuaikan kekuatan efek penghilangan suara latar serta mengaktifkan fitur “Voice Focus” untuk menonjolkan kejernihan dialog.

Dalam pengujian awal, fitur ini terbukti efektif dalam mengurangi suara kerumunan pada sorotan olahraga AFL dan kebisingan di pertandingan Wimbledon, sehingga komentarator terdengar lebih jelas. Bahkan, fitur ini juga dilaporkan dapat mengurangi volume iklan yang seringkali lebih keras dibandingkan konten utama di platform seperti YouTube dan Netflix. Kemampuan ini menjadikan Audio Eraser bukan sekadar fitur tambahan, melainkan alat yang sangat berguna dalam penggunaan sehari-hari.
Peningkatan Kinerja dan Dukungan Aplikasi
Samsung Galaxy S26 Ultra ditenagai oleh prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, yang memberikan peningkatan kinerja CPU, GPU, dan NPU hingga 19%, 24%, dan 39% secara berturut-turut. Peningkatan NPU ini sangat krusial dalam menjalankan fitur-fitur Galaxy AI secara on-device dengan mulus, termasuk Audio Eraser yang membutuhkan pemrosesan real-time. Hal ini memastikan bahwa suara dapat difilter secara efisien tanpa menimbulkan latensi yang signifikan atau mengganggu pengalaman menonton.
Dukungan untuk aplikasi pihak ketiga seperti YouTube, Netflix, Instagram, dan TikTok membuka berbagai skenario penggunaan baru. Pengguna dapat memperbaiki kualitas audio dari rekaman konser yang disimpan, memperjelas dialog dalam konten yang dibagikan, atau bahkan menikmati siaran langsung (livestream) tanpa terganggu oleh kebisingan latar. Kemampuan ini merupakan langkah maju yang signifikan dibandingkan dengan fitur serupa pada generasi Galaxy S25, yang lebih berfokus pada rekaman audio.
Audio Eraser: Contoh AI yang Praktis
Fitur Audio Eraser yang ditingkatkan ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana Samsung mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk memberikan manfaat praktis bagi pengguna. Berbeda dengan fitur AI yang terasa gimmick, Audio Eraser menawarkan solusi konkret untuk masalah umum yang dihadapi banyak orang saat mengonsumsi konten audio-visual. Kemampuannya untuk bekerja secara real-time di berbagai aplikasi menunjukkan fokus Samsung pada peningkatan kualitas hidup pengguna melalui teknologi.
Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa penggunaan yang terlalu agresif pada beberapa adegan yang ramai atau musik dapat menimbulkan artefak suara atau membuat suasana terdengar sedikit kering. Namun, secara keseluruhan, fitur ini dinilai sangat berguna dan menjadi salah satu daya tarik utama dari Samsung Galaxy S26 Ultra. Fitur ini juga diharapkan akan hadir di model Galaxy S25 dan S24 lainnya melalui pembaruan One UI 8.5 di masa mendatang.






