Samsung secara resmi mengumumkan peluncuran global untuk lini smartphone terbarunya, Samsung Galaxy S26 series, termasuk model puncaknya, Galaxy S26 Ultra pada acara Galaxy Unpacked. Pengumuman ini menandai kehadiran perangkat yang membawa berbagai peningkatan signifikan, terutama dalam hal kecerdasan buatan (AI), kapabilitas kamera, dan performa.
Galaxy S26 Ultra hadir dengan desain yang sedikit diperhalus dibandingkan pendahulunya, S25 Ultra. Perangkat ini kini memiliki bingkai yang lebih membulat dan pulau kamera yang terintegrasi lebih mulus, memberikan kenyamanan lebih saat digenggam dalam sesi penggunaan yang panjang. Perubahan ini, meski subtil, diklaim oleh Samsung memberikan pengalaman penggunaan yang lebih baik bagi pengguna.
Peningkatan Performa dan Layar
Di jantung Galaxy S26 Ultra tertanam chipset terbaru Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset ini dirancang dengan arsitektur kustom Oryon V3 Phoenix yang menawarkan performa CPU lebih kencang dengan dua inti L berkecepatan 4.74 GHz dan enam inti M berkecepatan 3.62 GHz. Peningkatan ini tidak hanya berdampak pada kecepatan pemrosesan aplikasi, namun juga pada efisiensi daya dan manajemen termal yang lebih baik, serta mendukung rutinitas AI di perangkat secara lebih optimal.

Perangkat ini juga dilengkapi dengan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6.9 inci dengan resolusi 3120 x 1440 piksel dan refresh rate 120Hz. Layar ini dilindungi oleh Corning Gorilla Armor 2, yang diklaim meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan mengurangi silau. Salah satu fitur baru yang menarik adalah “Privacy Display,” yang membatasi sudut pandang layar untuk mencegah orang di sekitar mengintip konten pribadi pengguna, sebuah fitur yang sangat berguna saat menggunakan aplikasi sensitif di ruang publik.
Sistem Kamera yang Disempurnakan
Samsung tidak mengejar peningkatan megapixel secara drastis pada kamera Galaxy S26 Ultra, melainkan fokus pada penyempurnaan performa. Sensor utama 200MP kini memiliki aperture f/1.4 yang lebih lebar, memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke sensor berukuran 1/1.3 inci. Hal ini menghasilkan foto dengan bayangan yang lebih bersih, rentang dinamis yang lebih baik, dan pengurangan noise yang lebih minimal, terutama dalam kondisi minim cahaya.

Kamera periskop 50MP juga mendapatkan perhatian khusus. Dengan sistem zoom optik 5x pada 111mm dan OIS, sensor berukuran 1/2.52 inci ini diklaim mampu menghasilkan detail yang lebih tajam, terutama pada pembesaran di atas 10x hybrid zoom, bahkan dalam kondisi redup. Selain itu, terdapat kamera telephoto 10MP dengan zoom 3x dan kamera ultra-wide 50MP dengan Dual-Pixel PDAF untuk akurasi fokus yang lebih baik. Untuk perekaman video, perangkat ini mendukung resolusi 8K pada 24 atau 30fps, 4K hingga 60fps, serta fitur 10-bit HDR dan HDR10+.
Dukungan Perangkat Lunak dan Pengisian Daya
Galaxy S26 Ultra berjalan dengan antarmuka One UI 8.5 yang berbasis sistem operasi Android 16. Samsung mengonfirmasi bahwa lini Galaxy S26 akan menerima pembaruan sistem operasi dan keamanan selama tujuh tahun. Perubahan ini merupakan peningkatan signifikan dari dukungan empat tahun OS dan lima tahun keamanan yang ditawarkan pada seri sebelumnya, menegaskan komitmen Samsung terhadap umur pakai perangkat yang lebih panjang.
Dalam hal pengisian daya, Samsung akhirnya meningkatkan kecepatan pengisian daya kabel menjadi 60W untuk Galaxy S26 Ultra, yang dikombinasikan dengan baterai berkapasitas 5000 mAh. Pengisian daya nirkabel juga ditingkatkan menjadi 25W. Perangkat ini akan tersedia dalam pilihan warna White, Blue, Black, dan Violet dengan harga mulai dari $1,299 di Amerika Serikat.
Samsung Galaxy S26 Ultra resmi diluncurkan pada 25 Februari 2026, dengan pre-order dimulai segera dan penjualan ritel dijadwalkan mulai 11 Maret 2026. Perangkat ini diharapkan dapat memperkuat posisi Samsung di segmen smartphone premium dengan menawarkan kombinasi performa tinggi, fitur AI canggih, dan sistem kamera yang inovatif.






