Game

GTA 6 Jadi Game Termahal, Habiskan Rp 48 Triliun Lebih untuk Produksi

Advertisement

Perkiraan biaya produksi untuk game yang paling ditunggu-tunggu, Grand Theft Auto VI (GTA 6), telah memicu spekulasi luas di kalangan penggemar dan analis industri. Analisis mendalam terhadap laporan keuangan Rockstar North, studio pengembang utama GTA 6, mengindikasikan bahwa pengeluaran untuk proyek ambisius ini bisa saja melampaui angka fantastis, bahkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 48 triliun (setara dengan lebih dari 3 miliar Dolar Amerika Serikat). Angka ini berpotensi menjadikan GTA 6 sebagai proyek hiburan termahal yang pernah ada, melampaui rekor film-film blockbuster Hollywood.

Perkiraan monumental ini sebagian besar berasal dari data pengeluaran gaji karyawan dan operasional yang dipublikasikan. Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Rockstar Games, analisis yang dipopulerkan oleh seorang YouTuber dan pengguna Reddit ini telah memicu diskusi intens mengenai skala investasi yang telah dan akan terus dikucurkan untuk GTA 6. Angka yang beredar ini mengacu pada pengeluaran sejak tahun 2019, yang diperkirakan menjadi titik awal dimulainya produksi penuh game tersebut.

Analisis Laporan Keuangan Rockstar North

Seorang pengguna Reddit, dengan akun Due-Vanilla-8294, membedah dokumen keuangan publik Rockstar Games UK Limited—entitas resmi Rockstar North yang berlokasi di Edinburgh—untuk mendapatkan gambaran mengenai pengeluaran perusahaan. Berdasarkan dokumen yang merinci pengeluaran gaji karyawan dari Maret 2019 hingga Maret 2025, total biaya yang dikeluarkan oleh Rockstar North saja diperkirakan mencapai setidaknya £2,1 miliar, atau sekitar Rp 42 triliun (dengan kurs saat ini). Angka ini belum termasuk biaya dari studio Rockstar lainnya yang tersebar di berbagai belahan dunia.

Grand Theft Auto 6 Cover. Foto: Rockstargame
Grand Theft Auto 6 Cover. Foto: rockstargame

Rincian pengeluaran gaji tahunan yang dipublikasikan antara lain:

  • Maret 2019 – Maret 2020: £191 juta (sekitar Rp 3,8 triliun)
  • Maret 2020 – Maret 2021: £223 juta (sekitar Rp 4,4 triliun)
  • Maret 2021 – Maret 2022: £346 juta (sekitar Rp 6,9 triliun)
  • Maret 2022 – Maret 2023: £316 juta (sekitar Rp 6,3 triliun)
  • Maret 2023 – Maret 2024: £315 juta (sekitar Rp 6,3 triliun)
  • Maret 2024 – Maret 2025: £282 juta (sekitar Rp 5,6 triliun)

Jika angka ini dijumlahkan, totalnya mencapai £2,1 miliar. Analis memperkirakan bahwa dengan mempertimbangkan biaya dari studio lain, serta potensi pengeluaran untuk pemasaran dan lisensi, biaya total pengembangan GTA 6 bisa melambung hingga mencapai atau bahkan melebihi angka Rp 48 triliun.

Advertisement

Rekor Biaya Produksi dalam Industri Hiburan

Angka perkiraan biaya produksi GTA 6 ini menempatkannya dalam kategori yang berbeda dibandingkan proyek hiburan lainnya. Sebagai perbandingan, film termahal yang pernah dibuat, seperti “Star Wars: The Force Awakens”, diperkirakan menelan biaya sekitar 447 juta Dolar Amerika Serikat. GTA 6, dengan perkiraan biaya mencapai lebih dari 3 miliar Dolar AS, secara signifikan melampaui angka tersebut, bahkan melebihi gabungan biaya produksi beberapa film blockbuster terbesar.

Skala investasi yang masif ini juga menjelaskan berbagai penundaan rilis yang telah dialami GTA 6. Rockstar Games sendiri telah mengonfirmasi bahwa tanggal rilis resmi game GTA 6 adalah 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S. Penundaan tersebut, menurut Rockstar Games, bertujuan untuk memberikan sentuhan akhir yang sempurna, sesuai dengan standar kualitas yang diharapkan oleh para penggemarnya.

Potensi Pendapatan dan Dampak Industri

Dengan anggaran produksi yang luar biasa besar, ekspektasi terhadap pendapatan GTA 6 pun sangat tinggi. Beberapa analis memprediksi bahwa game ini berpotensi menghasilkan pendapatan hingga 3,2 miliar Dolar AS di tahun pertamanya saja. Jika estimasi biaya produksi sebesar 3 miliar Dolar AS akurat, maka game ini secara teoritis harus mengembalikan seluruh biaya produksinya hanya dalam satu tahun pertama, sebelum memperhitungkan biaya pemasaran dan distribusi yang juga diprediksi akan sangat besar.

Skala investasi dan potensi keuntungan ini menyoroti betapa pentingnya GTA 6 bagi industri game. Game ini tidak hanya diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan game open-world, tetapi juga berpotensi menetapkan standar baru untuk biaya produksi dan pendapatan dalam industri hiburan secara keseluruhan. Para penggemar kini menantikan peluncuran resminya pada akhir tahun 2026 untuk melihat bagaimana semua investasi besar ini akan terwujud dalam pengalaman bermain.

Advertisement