Harga resmi untuk salah satu game paling dinanti, Grand Theft Auto VI (GTA 6), akhirnya mulai terkuak. CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, memberikan indikasi kuat bahwa game ambisius dari Rockstar Games ini akan dijual sesuai dengan standar harga game AAA saat ini, yaitu berkisar antara 70 hingga 80 dolar Amerika Serikat (sekitar Rp1,1 hingga Rp1,2 juta dengan kurs saat ini). Pernyataan ini muncul dalam sebuah wawancara mengenai model bisnis dan monetisasi dalam industri game, sekaligus menepis spekulasi liar yang menyebutkan harga GTA 6 bisa mencapai 100 dolar AS.
Dalam percakapannya dengan The Game Business, Zelnick secara eksplisit menyatakan bahwa untuk game yang dibanderol dengan harga premium, seperti yang diharapkan dari GTA 6, praktik penyisipan iklan yang mengganggu pengalaman bermain (iklan intrusif) sangat tidak pantas. “Sangat sulit bagi saya untuk percaya bahwa kami ingin menampilkan iklan intrusif dalam sebuah game yang harganya 70 atau 80 dolar, itu akan terasa tidak adil,” ujar Zelnick, dilansir dari CBR. Pernyataan ini menegaskan komitmen Take-Two untuk memberikan pengalaman bermain yang imersif tanpa gangguan komersial yang tidak perlu bagi para pemain yang telah berinvestasi pada harga penuh.
Rentang Harga Standar AAA
Rentang harga 70-80 dolar AS ini menempatkan GTA 6 sejajar dengan standar harga yang telah ditetapkan oleh banyak judul game besar lainnya dalam beberapa tahun terakhir. Sejak generasi konsol saat ini dimulai, harga game AAA memang cenderung bergeser dari 60 dolar AS menjadi 70 dolar AS. Beberapa judul premium bahkan telah mengadopsi harga 80 dolar AS. Dengan anggaran pengembangan yang diperkirakan mencapai lebih dari 2 miliar dolar AS, penetapan harga ini dinilai wajar untuk menutupi biaya produksi masif dan memastikan kualitas visual serta gameplay yang superior.

Meskipun Zelnick tidak secara langsung menyebutkan “Grand Theft Auto VI” dalam kutipan tersebut, konteks pembicaraan mengenai iklan intrusif pada game berbayar premium membuat para analis dan penggemar yakin bahwa ini adalah sinyal kuat mengenai harga GTA 6. “Pernyataan-pernyataan tersebut telah dianggap oleh banyak penggemar sebagai konfirmasi tersirat bahwa Grand Theft Auto VI dan judul-judul besar lainnya di bawah payung Take-Two Interactive akan berharga sekitar 80 dolar AS saat akhirnya dirilis,” tulis CBR.
Jadwal Rilis dan Kendala Potensial
Grand Theft Auto VI dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X/S. Meskipun tanggal rilis konsol telah dikonfirmasi, para pemain PC tampaknya harus bersabar lebih lama. Mengikuti pola rilis sebelumnya dari Rockstar Games, versi PC kemungkinan baru akan tersedia 12 hingga 18 bulan setelah peluncuran konsol, yang berarti bisa jadi baru hadir pada akhir 2027 atau awal 2028.
Selain isu penetapan harga dan jadwal rilis, Rockstar dan Take-Two juga dihadapkan pada tantangan lain. Perusahaan induk Rockstar, Take-Two Interactive, sedang menghadapi kasus hukum di Inggris terkait dugaan praktik union busting, yaitu pemecatan karyawan yang terlibat dalam serikat pekerja. Alex Marshall, presiden Independent Workers’ Union of Great Britain, mengecam tindakan ini sebagai “salah satu tindakan union busting paling terang-terangan dan brutal dalam sejarah industri game”.
Kendala lain yang perlu dihadapi adalah regulasi baru seperti Age-Restricted Materials Code di Australia, yang mewajibkan verifikasi usia bagi gamer yang mengakses konten dewasa. Pelanggaran terhadap kode ini dapat dikenakan denda hingga AU$49,5 juta.






