Aplikasi Artificial Intelligence (AI)

Meta AI Siapkan Model ‘Avocado’ Canggih untuk Saingi ChatGPT dan Gemini AI

Advertisement

Meta AI dilaporkan sedang mempersiapkan pembaruan signifikan yang berpotensi memperkecil kesenjangan dengan para pesaing utamanya, seperti ChatGPT dan Gemini. Pembaruan ini mencakup peluncuran model AI baru bernama “Avocado” serta peningkatan fungsionalitas situs web yang memungkinkan pengguna menghubungkan berbagai aplikasi eksternal.

Langkah ini menandai upaya Meta untuk memperkuat posisinya di pasar kecerdasan buatan yang semakin kompetitif. Dengan pengenalan model Avocado dan integrasi aplikasi yang lebih luas, Meta AI berambisi menawarkan pengalaman pengguna yang jauh lebih kaya dan terintegrasi.

Model ‘Avocado’ dan Peningkatan Pengalaman

Menurut laporan terbaru yang dikutip dari PhoneArena, model “Avocado” saat ini sedang dalam tahap pengujian. Meskipun belum sempurna, pembaruan ini menunjukkan komitmen Meta untuk terus mengembangkan kemampuan AI-nya. Model Avocado diharapkan akan menawarkan mode jawaban baru, termasuk “Avocado” dan “Avocado Thinking,” yang dirancang untuk memberikan respons yang lebih canggih dan relevan seiring dengan penyempurnaan selama proses pengembangan. Selain itu, situs web Meta AI kini telah diperbarui dengan mode jawaban “Fast” dan “Thinking,” memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam berinteraksi dengan asisten AI tersebut.

Integrasi Aplikasi dan Protokol Konteks Model

Salah satu pembaruan paling menonjol adalah kesiapan Meta AI untuk mengadopsi Model Context Protocols (MCPs). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghubungkan berbagai aplikasi, seperti Google Calendar dan Microsoft Outlook, langsung ke Meta AI. Setelah terhubung, Meta AI dapat mengakses dan mengelola data dari aplikasi-aplikasi tersebut, memungkinkan personalisasi yang lebih mendalam dan otomatisasi tugas yang lebih efisien. Kemampuan ini sangat penting untuk menciptakan asisten AI yang benar-benar “agen,” yang dapat memahami konteks pengguna secara menyeluruh dan bertindak berdasarkan informasi tersebut.

Meta AI bisa terintegrasi dengan beberapa aplikasi. Foto: TestingCatalog
Meta AI bisa terintegrasi dengan beberapa aplikasi. Foto: TestingCatalog

Integrasi aplikasi ini akan memungkinkan Meta AI untuk menarik data dan mengelola alat melalui MCP, yang berfungsi sebagai “bahasa universal” yang memungkinkan AI membaca informasi dari berbagai aplikasi yang terhubung. Hal ini berarti Meta AI dapat mengakses informasi dari aplikasi lain dan mengelola jadwal pengguna secara langsung tanpa memerlukan kode khusus untuk setiap aplikasi. Meskipun belum ada kepastian kapan fitur konektivitas aplikasi ini akan tersedia secara luas untuk semua pengguna, implementasinya menunjukkan kesiapan Meta untuk bersaing di ranah AI yang semakin terintegrasi.

Advertisement

Meta AI di Ranah Periklanan dan Personalisasi

Selain pengembangan model dan integrasi aplikasi, Meta juga terus memperluas penggunaan AI dalam bisnis periklanan dan personalisasi. Pada akhir tahun 2026, Meta berencana untuk mengotomatisasi proses pembuatan iklan secara penuh, mulai dari generasi gambar, video, hingga teks. AI akan digunakan untuk menargetkan pengguna di Instagram dan Facebook dengan rekomendasi anggaran yang spesifik. Meta telah memperkenalkan 11 alat iklan baru berbasis AI pada tahun 2025, termasuk konsistensi merek otomatis, sorotan produk yang dihasilkan AI, dan respons suara.

Meta juga berinvestasi besar dalam infrastruktur AI, dengan rencana belanja hingga $115-135 miliar pada tahun 2026. Investasi ini difokuskan pada pusat data yang diperlukan untuk melatih model AI canggih, yang akan mendukung pengembangan AI jangka panjang di seluruh platform Meta. CEO Mark Zuckerberg menekankan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun penting bagi AI, dengan Meta mengerjakan berbagai produk daripada peluncuran tunggal.

Lebih lanjut, Meta sedang mengembangkan fitur personalisasi baru untuk Meta AI, yang memungkinkan asisten untuk mengingat preferensi pengguna. Misalnya, jika pengguna memberi tahu Meta AI bahwa mereka seorang vegetarian, AI akan mengingatnya dan hanya memberikan resep vegetarian di masa mendatang. AI ini juga akan menarik data dari akun Facebook dan Instagram pengguna untuk memberikan rekomendasi yang lebih personal, seperti saran aktivitas keluarga yang ramah hewan peliharaan berdasarkan profil pengguna. Meta berambisi menjadikan Meta AI salah satu pengalaman AI yang paling personal yang pernah diciptakan.

Potensi Persaingan dengan Pemain Besar Lainnya

Dengan pembaruan yang sedang berjalan, Meta AI menunjukkan ambisinya untuk menjadi pesaing serius bagi model AI terkemuka seperti ChatGPT dari OpenAI dan Gemini dari Google. Kemampuan baru seperti model Avocado, integrasi aplikasi yang mulus, dan fokus pada personalisasi adalah langkah strategis yang dirancang untuk meningkatkan daya saing Meta di pasar AI yang dinamis. Keberhasilan peluncuran ini akan bergantung pada seberapa efektif Meta dapat mengintegrasikan teknologi baru ini dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi penggunanya.

Advertisement