Jakarta – Nuning Irpana, yang status pernikahannya dengan aktor Aliff Alli telah menggantung selama 14 tahun, kini secara resmi melaporkan kasusnya ke Komnas Perempuan. Keputusan ini diambil menyusul memburuknya kondisi psikis Nuning akibat tekanan mental dan sosial yang dialaminya sejak 2011.
Perjuangan Mencari Keadilan
Kuasa hukum Nuning Irpana, Lisa Rochmilayali, menyatakan bahwa laporan ke Komnas Perempuan telah diterima dengan baik. “Alhamdulillah, laporan kita sudah diterima baik oleh Komnas Perempuan. Di sini Mbak Nuning selaku istri, kita perjuangkan untuk segera Komnas Perempuan menindaklanjuti kasus ini. Sampai sekarang klien saya belum mendapatkan keadilan, sehingga kami harus meminta perlindungan supaya ini cepat selesai,” ujar Lisa di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Nuning Irpana tak kuasa menahan tangis saat menceritakan perjuangannya. Ia merasa dizalimi oleh Aliff Alli yang tidak memberikan nafkah lahir maupun batin, namun tetap membiarkan status pernikahan mereka sah tanpa ada kejelasan perceraian. “Saya juga sudah cukup kena mental ya. Dari berbagai macam orang-orang menghina saya, mengolok-olok saya,” ucap Nuning Irpana sambil terisak.
Dampak Psikologis dan Rekomendasi Komnas Perempuan
Lisa Rochmilayali menyoroti trauma mendalam yang dialami Nuning. Sebagai tindak lanjut, Komnas Perempuan telah merekomendasikan Nuning untuk mendapatkan pendampingan dari ahli psikolog. “Dia sekarang sudah direkomendasi untuk dijadwalkan ke dokter psikolog. Artinya psikologis dia terganggu. Kenapa? Karena banyak sekali hujatan-hujatan dalam socmed itu kepada dirinya. Socmed-nya itu sudah diserbu sama buzzer-buzzer-nya Aliff, mulutnya busuk semua,” terang Lisa.
Selain dampak psikologis, pihak kuasa hukum juga menyoroti hak-hak Nuning yang terampas, termasuk hak biologis dan masa depan. “Perempuan kan ada masa expired-nya, beda sama laki-laki. Kalau laki-laki perkasa sampai mati, kalau perempuan ada masa kadaluwarsanya untuk punya keturunan,” ujar Lisa Rochmilayali.






