Aplikasi Software

Pengguna CapCut Keluhkan Error dan Gangguan Layanan, Ini Penjelasan Resmi

Advertisement

Aplikasi pengeditan video populer, CapCut, tengah menghadapi gelombang keluhan dari penggunanya di seluruh dunia. Sejak Minggu (25/1/2026) pagi, banyak pengguna melaporkan berbagai masalah teknis yang mengganggu aktivitas mereka, mulai dari ketidakmampuan mengekspor video, fitur yang tidak berfungsi, hingga pesan error yang muncul berulang kali. Gangguan ini berdampak pada pengguna di berbagai platform, baik mobile maupun desktop.

Keluhan pengguna membanjiri berbagai forum daring seperti Reddit dan media sosial X (sebelumnya Twitter). Laporan menunjukkan bahwa masalah ini telah berlangsung selama lebih dari 17 jam, membuat banyak kreator konten frustrasi karena pekerjaan mereka terhenti. Beberapa pengguna bahkan melaporkan bahwa fitur Pro yang mereka langganan tiba-tiba tidak dikenali, menambah daftar panjang masalah yang dihadapi.

Penyebab Gangguan CapCut yang Meluas

Meskipun CapCut belum mengeluarkan pernyataan resmi yang rinci mengenai penyebab pasti gangguan ini, beberapa laporan mengindikasikan bahwa masalahnya berkaitan dengan infrastruktur server. Salah satu laporan dari TechRadar menyebutkan bahwa gangguan ini kemungkinan besar terkait dengan pemadaman listrik di pusat data di Amerika Serikat yang juga berdampak pada layanan TikTok, mengingat kedua aplikasi ini berada di bawah naungan perusahaan yang sama, ByteDance.

Selain itu, beberapa sumber lain juga mengaitkan lonjakan laporan error dengan pemeliharaan server atau lonjakan permintaan pengguna yang tinggi. Pengguna melaporkan melihat pesan error seperti “network error” atau “our system is being upgraded, try again later” saat mencoba merender video. Hal ini menunjukkan adanya kendala pada sisi server CapCut yang menghambat akses dan fungsi aplikasi.

Penyebab lain yang sering dikeluhkan pengguna adalah terkait pembaruan aplikasi. Beberapa pengguna melaporkan bahwa setelah melakukan pembaruan, fitur yang sebelumnya gratis menjadi berbayar, atau aplikasi mengalami glitch yang lebih parah. Ada pula keluhan mengenai performa aplikasi yang menurun drastis, bahkan pada perangkat keras yang mumpuni.

Advertisement

Dampak pada Pengguna dan Keluhan yang Muncul

Dampak dari gangguan CapCut ini sangat terasa bagi para kreator konten yang mengandalkan aplikasi ini untuk produksi harian. Banyak yang melaporkan proyek mereka terhenti, jadwal postingan terlewat, dan bahkan kehilangan potensi pendapatan akibat keterlambatan unggahan.

“Saya sedang berada di tengah-tengah membuat video terbaik dalam hidup saya, dan tiba-tiba semuanya berhenti bekerja. Sungguh membuat frustrasi,” keluh salah seorang pengguna di Reddit. Keluhan serupa datang dari pelanggan Pro yang mendapati fitur premium mereka tidak dapat diakses, padahal mereka telah membayar langganan.

Beberapa masalah spesifik yang dilaporkan meliputi:

  • Masalah Ekspor Video: Pengguna tidak dapat mengekspor video yang telah selesai diedit, seringkali disertai pesan error jaringan.
  • Fitur Tidak Berfungsi: Fitur seperti penambahan teks, transisi, musik, efek, dan bahkan fitur dasar seperti “Extract Audio” dilaporkan tidak memuat atau memerlukan langganan Pro yang sebelumnya tidak dibutuhkan.
  • Akses Pro Hilang: Pelanggan Pro melaporkan bahwa aplikasi tiba-tiba mengklaim mereka tidak memiliki akses Pro, meskipun langganan masih aktif.
  • Aplikasi Tidak Responsif: Baik aplikasi mobile maupun desktop dilaporkan mengalami kelambatan parah, freeze, atau bahkan tidak dapat dimuat sama sekali.
  • Pesan Error: Munculnya berbagai pesan error, termasuk “network error”, “system is being upgraded”, atau “too many people are using this feature now try again later”.

CapCut sendiri belum memberikan estimasi kapan layanan akan sepenuhnya pulih. Pengguna disarankan untuk bersabar dan memantau pengumuman resmi dari CapCut atau saluran berita teknologi terpercaya untuk pembaruan lebih lanjut. Sementara itu, beberapa pengguna beralih ke aplikasi alternatif seperti VN Editor atau DaVinci Resolve untuk menyelesaikan pekerjaan mendesak.

Advertisement