Samsung diprediksi akan memperkenalkan gebrakan signifikan dalam teknologi fotografi mobile melalui fitur Galaxy AI yang rencananya akan diluncurkan pada ajang Galaxy Unpacked Februari 2026. Inovasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan penyuntingan foto yang kompleks hanya dengan memberikan perintah dalam bentuk teks, menyatukan seluruh proses pembuatan konten mulai dari pengambilan gambar, penyuntingan, hingga berbagi dalam satu platform yang intuitif. Samsung mengklaim bahwa fitur-fitur ini akan membuat proses kreatif terasa lebih cepat, sederhana, dan natural.
Pengembangan terbaru dari Galaxy AI ini dirancang untuk memahami input multimodal secara natural, yang berarti pengguna dapat mendeskripsikan apa yang mereka inginkan hanya dengan beberapa kata. Kemampuan yang dipamerkan mencakup transformasi foto siang hari menjadi suasana malam dalam hitungan detik, pemulihan detail objek yang hilang—seperti bekas gigitan pada kue—dan penggabungan beberapa foto menjadi satu gambar yang kohesif dan mulus. Pengumuman resmi mengenai pengalaman kamera Galaxy yang paling mudah dan ramah pengguna ini dijadwalkan pada acara Galaxy Unpacked Februari 2026.
Galaxy AI: Menyatukan Proses Kreatif
Samsung berkeyakinan bahwa kreativitas seharusnya tidak dibatasi oleh keterampilan teknis atau pengalaman. Melalui integrasi Galaxy AI ke dalam sistem kamera, Samsung bertujuan untuk mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan oleh kamera ponsel. Dengan fondasi sistem kamera Galaxy yang paling terang, pengguna kini dapat menciptakan video sinematik, melacak pergerakan bintang di langit malam, atau menangkap foto yang kaya detail bahkan dalam kondisi minim cahaya.

Fitur-fitur utama yang diunggulkan meliputi kemampuan untuk mengubah suasana foto dari siang menjadi malam, mengembalikan bagian objek yang hilang pada gambar, serta menyatukan beberapa foto menjadi satu gambar utuh secara mulus. Sebelumnya, pengeditan semacam ini memerlukan penggunaan aplikasi profesional atau memakan waktu berjam-jam. Kini, Samsung mengklaim bahwa semua proses tersebut dapat dilakukan langsung dari ponsel Galaxy, menghilangkan kebutuhan untuk berpindah aplikasi atau menavigasi alat yang kompleks.
Inovasi Sistem Kamera Galaxy
Selain kecanggihan AI, Samsung juga mengintegrasikan sistem kamera Galaxy paling terang yang pernah ada. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menangkap foto dengan detail yang kaya, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Beberapa kemampuan fotografi canggih lainnya yang disebutkan termasuk kemudahan dalam membuat video sinematik dan kemampuan melacak pergerakan bintang di langit malam.

Samsung menekankan bahwa inovasi ini berakar pada keyakinan bahwa kreativitas tidak seharusnya dibatasi oleh keterampilan teknis atau pengalaman. Kamera Galaxy secara konsisten telah mendefinisikan ulang batasan yang sebelumnya dianggap mustahil, dan kini, siapa pun dapat menghasilkan karya berkualitas tinggi. Dengan integrasi Galaxy AI yang semakin dalam, Samsung berupaya mengubah cara pengguna mengambil dan mengedit foto, membuka era baru yang lebih cepat, praktis, dan cerdas dalam pengalaman kamera Galaxy.
Jadwal Peluncuran dan Spekulasi
Acara Galaxy Unpacked Februari 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 Februari 2026 di San Francisco, Amerika Serikat. Acara ini diperkirakan akan menjadi panggung peluncuran resmi untuk seri Samsung Galaxy S26, yang akan menjadi lini ponsel andalan terbaru dari perusahaan. Spekulasi mengenai spesifikasi perangkat keras menunjukkan bahwa perubahan akan bersifat evolusioner, dengan fokus pada peningkatan pengalaman pengguna yang andal, namun tetap menyertakan kejutan dan inovasi, termasuk fitur-fitur AI yang canggih.
Beberapa laporan juga menyebutkan adanya peningkatan sensor kamera yang lebih besar untuk menangkap lebih banyak cahaya, lensa telephoto 3x yang ditingkatkan, dan potensi kembalinya aperture variabel. Selain itu, Galaxy S26 Ultra diharapkan ditenagai oleh chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, yang diharapkan dapat memperpanjang daya tahan baterai meskipun kapasitasnya mungkin tetap sama dengan pendahulunya, yaitu 5.000 mAh. Kemungkinan pengisian daya cepat 60W juga disebut-sebut akan memungkinkan Samsung untuk bersaing lebih ketat dengan para rivalnya.






