Aplikasi

Update Windows 10 Bermasalah: Bug Shutdown Muncul Lagi, Microsoft Siapkan Perbaikan

Advertisement

Microsoft secara resmi mengonfirmasi adanya bug pada pembaruan Windows 10 yang dirilis pada 13 Januari 2026. Bug ini menyebabkan sejumlah komputer pribadi (PC) tidak dapat dimatikan (shutdown) secara normal. Alih-alih mati, perangkat justru masuk ke mode hibernasi atau melakukan restart otomatis.

Masalah ini dikategorikan sebagai known issue atau masalah yang diketahui, dan telah dikonfirmasi oleh Microsoft melalui laman bantuan mereka yang diperbarui pada Rabu, 3 Februari 2026, waktu setempat Amerika Serikat. Gangguan ini tidak hanya menjangkiti beberapa versi Windows 10, tetapi juga dilaporkan dialami oleh pengguna Windows 11.

Penyebab Bug Shutdown dan Versi yang Terdampak

Menurut Microsoft, bug ini berasal dari pembaruan KB5073724 dengan OS Build 19045.6809 yang dirilis pada 13 Januari 2026. Gangguan ini dilaporkan memengaruhi PC yang menjalankan Windows 10 versi 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, serta Windows 10 Enterprise LTSC 2019.

Penyebab utama bug ini terkait dengan fitur keamanan System Guard Secure Launch. Fitur ini seharusnya hanya aktif saat proses booting PC untuk melindungi sistem dari ancaman tingkat rendah. Namun, dalam kasus ini, System Guard Secure Launch justru menghambat proses shutdown dan hibernate pada sejumlah perangkat, menyebabkan sistem melakukan restart otomatis alih-alih mati.

Selain itu, fitur keamanan lain, yaitu Virtual Secure Mode (VSM), juga disebut turut berperan dalam memicu bug tersebut. Microsoft menegaskan bahwa bug ini tidak memengaruhi perangkat dengan prosesor AMD, sistem berbasis ARM64, maupun perangkat dengan sistem Windows Server.

Solusi Sementara dan Perbaikan Permanen

Sebelumnya, Microsoft sempat merilis pembaruan darurat (emergency update) untuk mengatasi masalah ini. Namun, perusahaan mengakui bahwa perbaikan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan bug di semua perangkat yang terdampak.

Advertisement

Microsoft menyatakan tengah menyiapkan pembaruan lanjutan yang akan membawa perbaikan permanen terhadap bug shutdown tersebut. “Solusi permanen akan dirilis dalam pembaruan Windows mendatang. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah tersedia,” tulis Microsoft dalam keterangan resminya.

Meskipun dukungan utama Windows 10 versi konsumen telah berakhir pada Oktober 2025, Microsoft tetap berkewajiban memberikan pembaruan keamanan dan perbaikan bug untuk sebagian pengguna Windows 10 yang terdampak. Hal ini terutama berlaku untuk edisi Windows 10 seperti versi 22H2 serta edisi Enterprise LTSC yang masih berada dalam masa dukungan keamanan.

Sambil menunggu perbaikan resmi dirilis, pengguna dapat mematikan PC secara manual menggunakan aplikasi Command Prompt. Buka Command Prompt, lalu ketikkan perintah berikut dan tekan Enter:

shutdown /s /t 0

Perintah ini akan memaksa sistem melakukan shutdown secara langsung dan dapat digunakan sebagai solusi sementara hingga pembaruan perbaikan tersedia. Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Microsoft yang dirilis pada 3 Februari 2026.

Advertisement