Apple kembali membuat gebrakan dengan menghentikan produksi 15 produk sekaligus, tepat di tengah peluncuran jajaran perangkat terbarunya. Langkah agresif ini mencakup berbagai kategori, mulai dari lini iPhone, iPad, hingga MacBook, menandakan pergeseran strategi perusahaan dalam merampingkan portofolio produknya dan mendorong konsumen beralih ke teknologi terdepan. Penghentian produksi ini berlaku efektif di toko resmi Apple, baik fisik maupun daring, meskipun produk-produk tersebut mungkin masih tersedia di peritel pihak ketiga hingga stok habis.
Langkah Apple menghentikan produksi sejumlah perangkat bukanlah hal baru. Perusahaan teknologi raksasa ini secara rutin melakukan perombakan lini produknya seiring dengan peluncuran model-model baru yang lebih canggih. Namun, skala penghentian kali ini cukup signifikan, melibatkan beberapa produk yang belum lama beredar di pasaran. Beberapa di antaranya bahkan baru berusia enam bulan sejak peluncurannya.
Daftar Lengkap Produk yang Dihentikan
Produk-produk yang kini telah disetop produksinya meliputi:
- iPhone 16e (2025)
- iPad Air M3 (11-inci dan 13-inci) (2025)
- MacBook Air M4 (13-inci dan 15-inci) (2025)
- MacBook Pro M5 dengan penyimpanan 512GB (2025)
- MacBook Pro M4 Pro (14-inci dan 16-inci) (2024)
- MacBook Pro M4 Max (14-inci dan 16-inci) (2024)
- Mac Studio dengan memori 512GB dan chip M3 Ultra (2025)
- Studio Display dengan chip A13 Bionic (2022)
- Pro Display XDR (2019)
- Pro Stand untuk Pro Display XDR (2019)
- Pro Display XDR VESA Mount Adapter (2019)
Penghentian produksi ini sebagian besar merupakan bagian dari siklus pembaruan produk Apple. Misalnya, iPhone 16e digantikan oleh model terbaru iPhone 17e, sementara iPad Air M3 digantikan oleh iPad Air M4. Demikian pula, MacBook Air M4 kini berganti dengan model M5, dan MacBook Pro dengan chip M4 Pro/Max digantikan oleh varian M5 Pro/Max. Pembaruan ini membawa peningkatan performa dan fitur yang lebih mutakhir bagi pengguna.
Perubahan Strategi dan Implikasi
Salah satu penghentian yang cukup mengejutkan adalah MacBook Pro 13 inci dengan chip M5 dan penyimpanan 512GB. Model ini baru saja diluncurkan pada Oktober 2025, namun kini telah ditarik dari peredaran. Apple tampaknya menggeser fokus ke model dasar MacBook Pro M5 dengan penyimpanan 1TB, meskipun dengan harga yang sedikit lebih tinggi. Perubahan ini mengindikasikan pergeseran Apple dalam menawarkan konfigurasi dasar produknya.

Di sisi lain, produk tertua yang ikut dihentikan adalah Pro Display XDR yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2019. Layar profesional ini kini digantikan oleh Studio Display XDR yang lebih baru. Penghentian produk-produk ini, terutama yang masih tergolong baru, menunjukkan komitmen Apple untuk terus berinovasi dan mempertahankan jajaran produknya tetap relevan dengan perkembangan teknologi terkini.
Meskipun produksi dihentikan, Apple memastikan bahwa perangkat yang telah disetop penjualannya ini akan tetap menerima pembaruan perangkat lunak dan dukungan teknis selama beberapa tahun ke depan. Namun, bagi konsumen yang berencana membeli produk Apple, keputusan ini menjadi pengingat penting untuk selalu memeriksa ketersediaan model terbaru dan mempertimbangkan umur dukungan produk sebelum melakukan pembelian.






