Berita Gadget Smartphone

Apple Rilis iOS 26.3: Transfer Data ke Android Makin Mudah, dan Privasi Jadi Prioritas

Advertisement

Apple secara resmi merilis pembaruan sistem operasi terbarunya, iOS 26.3, pada Rabu, 11 Februari 2026. Pembaruan ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, terutama dalam hal kemudahan migrasi pengguna dari iPhone ke perangkat Android serta penguatan fitur privasi terkait pelacakan lokasi.

Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan dalam iOS 26.3 adalah alat transfer data baru yang terintegrasi langsung ke dalam pengaturan iPhone. Fitur ini dirancang untuk menyederhanakan proses perpindahan data dari iPhone ke perangkat Android, sebuah langkah yang sebelumnya kerap menjadi hambatan bagi pengguna yang ingin beralih platform. Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat memindahkan berbagai jenis data seperti foto, pesan, kontak, aplikasi, kata sandi, dan informasi penting lainnya secara nirkabel tanpa memerlukan bantuan aplikasi pihak ketiga.

Permudah Migrasi Pengguna ke Android

Fitur “Transfer ke Android” ini dapat diakses melalui menu Pengaturan (Settings) > Umum (General) > Transfer atau Atur Ulang iPhone (Transfer or Reset iPhone). Pengguna cukup menempatkan iPhone mereka berdekatan dengan perangkat Android yang kompatibel, lalu mengikuti instruksi di layar. Proses transfer data ini memanfaatkan koneksi Wi-Fi berkecepatan tinggi dan Bluetooth untuk memastikan perpindahan data yang efisien dan aman. Apple bekerja sama dengan Google untuk mengembangkan fitur ini, mencerminkan upaya kedua perusahaan dalam memfasilitasi transisi pengguna antar platform.

Ilustrasi Transfer Data Dari Iphone Ke Android

Meskipun demikian, beberapa jenis data tidak termasuk dalam transfer ini, seperti data kesehatan, perangkat yang terhubung melalui Bluetooth, dan item yang dilindungi seperti catatan yang terkunci. Namun, ketersediaan fitur ini diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran pengguna mengenai kerumitan proses migrasi data saat beralih dari ekosistem Apple ke Android. Fitur ini tersedia secara global dan merupakan bagian dari komitmen Apple untuk mematuhi regulasi seperti Digital Markets Act di Uni Eropa.

Peningkatan Privasi Lokasi untuk Pengguna

Selain kemudahan migrasi, iOS 26.3 juga memperkenalkan fitur privasi baru yang bernama “Batasi Lokasi Tepat” (Limit Precise Location). Fitur ini memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna atas data lokasi yang dibagikan kepada jaringan seluler (operator telekomunikasi). Sebelumnya, operator dapat melacak lokasi pengguna dengan tingkat presisi tinggi, bahkan hingga alamat jalan spesifik, melalui menara seluler yang terhubung. Dengan fitur baru ini, data lokasi yang dibagikan akan dibatasi hanya sebatas informasi area yang lebih luas, seperti lingkungan tempat pengguna berada, bukan lokasi persisnya.

Advertisement

Fitur “Batasi Lokasi Tepat” ini hanya tersedia pada perangkat iPhone yang dilengkapi modem C1 atau C1X buatan Apple, yang mencakup model seperti iPhone Air, iPhone 16e, dan iPad Pro M5 versi seluler. Pengguna dapat mengaktifkannya melalui Pengaturan (Settings) > Seluler (Cellular) > Opsi Data Seluler (Cellular Data Options), lalu mengaktifkan “Batasi Lokasi Tepat”. Apple menegaskan bahwa fitur ini tidak memengaruhi kualitas sinyal, pengalaman pengguna, atau kemampuan layanan darurat (seperti panggilan 911) untuk mendapatkan lokasi presisi saat dibutuhkan. Selain itu, fitur ini tidak membatasi pembagian data lokasi dengan aplikasi melalui Layanan Lokasi (Location Services) atau fitur seperti “Lacak” (Find My).

Pembaruan Lainnya

iOS 26.3 juga menyertakan beberapa pembaruan minor lainnya, termasuk penyegaran pada pilihan wallpaper. Kategori “Cuaca” (Weather) dan “Astronomi” (Astronomy) kini dipisah menjadi bagian tersendiri dalam galeri wallpaper, memudahkan pengguna untuk menelusuri dan memilih latar belakang yang sesuai. Bagian “Cuaca” kini menghadirkan beberapa wallpaper dinamis yang mencerminkan kondisi cuaca lokal secara real-time dengan font dan tata letak widget yang diperbarui.

Pembaruan ini juga mencakup perbaikan bug dan peningkatan stabilitas sistem secara umum, memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus. Meskipun tidak menghadirkan fitur-fitur revolusioner yang mencolok, iOS 26.3 dinilai sebagai langkah penting dalam menyempurnakan ekosistem Apple dan memberikan kontrol lebih kepada pengguna atas data pribadi mereka.

Advertisement