Apple dikabarkan sedang mempersiapkan peluncuran model MacBook terbarunya yang akan diberi nama “MacBook Ultra”. Perangkat ini diproyeksikan akan hadir dengan layar OLED dan kemampuan layar sentuh, serta diposisikan sebagai laptop kelas atas dengan harga yang lebih tinggi. Laporan ini bersumber dari Mark Gurman dari Bloomberg melalui buletin “Power On”-nya. Peluncuran perangkat ini diperkirakan akan dilakukan pada kuartal keempat tahun 2026.
Berbeda dari spekulasi sebelumnya yang mengira pembaruan MacBook Pro akan mencakup layar OLED dan fungsi sentuh, Gurman kini mengindikasikan bahwa ini adalah jenis MacBook yang benar-benar baru, bukan sekadar peningkatan dari MacBook Pro. “MacBook Ultra” ini akan menjadi laptop Apple di kasta tertinggi, yang kemungkinan akan berada di atas jajaran MacBook Pro M5 yang baru diumumkan, bukan menggantikannya. Hal ini menyiratkan bahwa model MacBook Pro M5 yang ada akan tetap dijual di pasaran.
Strategi Apple untuk Kasta Tertinggi
Kehadiran MacBook Ultra ini sejalan dengan tren Apple yang lebih luas untuk menawarkan lebih banyak model di berbagai titik harga. Perusahaan teknologi asal Cupertino ini sebelumnya telah memperkenalkan MacBook Neo dengan harga yang sangat terjangkau, sekitar $599, untuk bersaing dengan perangkat Windows dan Chromebook berbiaya rendah. Di sisi lain, Apple juga memperkuat posisinya di segmen pasar kelas atas dengan opsi yang lebih premium.
Langkah ini juga terlihat pada produk lain yang rencananya akan dirilis tahun ini, seperti iPhone lipat pertama yang diperkirakan akan dibanderol sekitar $2.000, serta AirPods baru yang diposisikan di atas AirPods Pro saat ini. AirPods baru ini dikabarkan akan dilengkapi kamera visi komputer untuk menyalurkan data “Visual Intelligence” ke Siri. Gurman bahkan mengindikasikan bahwa produk-produk ini mungkin akan dinamai “iPhone Ultra” dan “AirPods Ultra”.
Peningkatan Teknologi Layar dan Harga
Penerapan layar OLED pada MacBook diprediksi akan membawa peningkatan harga yang signifikan. Gurman mencatat bahwa ketika Apple mengintegrasikan layar OLED pada iPhone X pada tahun 2017 dan iPad Pro pada tahun 2024, terjadi kenaikan harga sekitar 20%. Dengan demikian, diperkirakan MacBook dengan layar OLED pertamanya akan mengalami kenaikan harga serupa, yang juga bertujuan untuk memposisikan MacBook Pro lebih tinggi di pasar.

Meskipun nama “MacBook Ultra” belum pasti, Gurman tidak lagi merujuk perangkat ini sebagai MacBook Pro, melainkan sebagai “MacBook kelas atas dengan layar sentuh dan OLED”. Ia berpendapat bahwa penamaan “MacBook Ultra” akan lebih jelas mengkomunikasikan posisinya di puncak jajaran produk Apple. Perangkat ini diharapkan akan diluncurkan sekitar akhir tahun 2026.
Pembaruan MacBook Pro yang dirumorkan akan hadir dengan layar OLED dan fungsi sentuh, serta kemungkinan chip M6 Pro/Max, dijadwalkan meluncur akhir tahun ini. Dengan demikian, Apple kemungkinan akan merilis dua peningkatan chip seri M untuk MacBook Pro dalam satu tahun kalender, sebuah langkah yang pernah dilakukan sebelumnya. Namun, pengenalan MacBook Ultra sebagai segmen baru yang lebih premium menandakan pergeseran strategis Apple untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas, dari entry-level hingga ultra-premium.




